Bunga Desaku di Pakusari, Gus Fawait Pastikan Beasiswa, UHC hingga Insentif Guru Ngaji Berlanjut

Robith Fahmi
Oleh
Robith Fahmi - Tim Redaksi
3 Menit Membaca
- Advertisement -

PUBLIS.ID, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait kembali membawa program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) ke Kecamatan Pakusari, Senin (20/7/2026). Melalui program tersebut, Pemkab Jember memastikan berbagai layanan dan program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penyerapan aspirasi masyarakat terus berjalan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel siswa di SMP Negeri 1 Pakusari. Di hadapan ratusan pelajar, Gus Fawait mengajak siswa menuntaskan pendidikan sebagai bekal meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Ia menegaskan, Pemkab Jember berkomitmen membuka akses pendidikan seluas-luasnya melalui berbagai program, termasuk beasiswa bagi mahasiswa. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan anak-anak Jember berhenti sekolah.

“Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan berbagai program, termasuk beasiswa, agar anak-anak Jember dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi,” ujar Gus Fawait.

Usai apel, Bupati menghadiri Sholawat Kampung di Balai Desa Sumber Pinang. Dalam kesempatan itu, ia menyosialisasikan sejumlah program pelayanan publik, salah satunya Universal Health Coverage (UHC).

Menurutnya, program UHC memberi kemudahan masyarakat memperoleh layanan kesehatan melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dibiayai pemerintah daerah bagi warga yang memenuhi ketentuan.

“Melalui program UHC, masyarakat Jember tidak perlu khawatir ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan mudah,” katanya.

Gus Fawait juga mengungkapkan, pemerintah daerah terus melanjutkan program beasiswa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Setelah sekitar 7.000 mahasiswa menerima beasiswa pada tahun sebelumnya, pada 2026 Pemkab Jember kembali menyiapkan sekitar 4.000 beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.

Selain pendidikan dan kesehatan, perhatian juga diberikan kepada guru ngaji. Ia menyebut insentif bagi guru ngaji telah direalisasikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membangun pendidikan keagamaan dan karakter masyarakat.

“Pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan sama-sama penting untuk membangun generasi Jember yang cerdas dan berakhlak. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah,” tuturnya.

Agenda Bunga Desaku di Pakusari kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Puskesmas Pakusari, dialog bersama pelaku UMKM, pedagang mlijo, dan kelompok tani di Balai Desa Pakusari, serta pertemuan dengan kader Posyandu dan pengurus RT/RW di Lapangan Pakusari.

Pada malam harinya, Bupati dijadwalkan mengikuti serap aspirasi bersama tokoh masyarakat dan pemuda di Seger Nusantara. Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama pengurus PKK di Kantor Kecamatan Pakusari. (Sar)

- Advertisement -
Bagikan Artikel ini