PUBLIS.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Tahun 2026 di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Rabu, sebagai upaya memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih profesional dan mampu meningkatkan pendapatan daerah.
Pelantikan tersebut dilakukan setelah Panitia Seleksi Jabatan Direksi BUMD Kabupaten Jember mengumumkan hasil wawancara akhir calon direksi melalui surat bernomor 800.1.2.6/06/PANSEL.BUMD/2026 tertanggal 12 Mei 2026.
Tiga nama yang ditetapkan yakni Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama Perumda Kahyangan, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan direksi baru harus mampu membawa perubahan nyata dan menjadikan Perumda Kahyangan sebagai perusahaan daerah yang sehat serta produktif.
“Perumda Kahyangan harus menjadi perusahaan daerah yang profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Jember,” kata Fawait dalam sambutannya.
Ia menegaskan BUMD tidak cukup hanya berjalan secara administratif, melainkan harus mampu menghasilkan keuntungan yang berdampak terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, direksi baru perlu memiliki target kerja yang jelas serta terbuka terhadap kritik demi meningkatkan kinerja perusahaan.
Fawait juga meminta jajaran direksi segera melakukan pembenahan internal, memperkuat manajemen, dan mengoptimalkan potensi perkebunan yang dimiliki Perumda Kahyangan di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
“Paling penting lagi menerima kritik sebagai cambuk untuk memperbaiki kinerja,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Umum dan Keuangan Perumda Kahyangan Dima Akhyar menyatakan siap mendukung langkah pembenahan perusahaan daerah secara menyeluruh melalui penguatan tata kelola dan peningkatan efisiensi kerja.
“Kami akan berupaya menjalankan amanah ini secara maksimal. Fokus kami adalah memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi, dan membangun kepercayaan publik terhadap Perumda Kahyangan,” katanya.
Pemkab Jember berharap pelantikan direksi baru tersebut menjadi awal kebangkitan Perumda Kahyangan setelah beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan produktivitas usaha dan penguatan manajemen perusahaan.
Pemerintah daerah juga menargetkan BUMD mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah serta penyerapan tenaga kerja. (SAR)



