Selasa 20 April 2021

Semalam 2 Lokasi Terjadi Kisruh di Jember, Bentrok PSHT Vs Pagar Nusa dan Pengeroyokan Remaja

Oleh Redaksi, PUBLIS

Pelaku pengeroyokan di Kecamatan Puger yang diamankan Polsek Puger, Doc: Imam Tahrir for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Dua lokasi berbeda terjadi kisruh namun di waktu bersamaan, Minggu malam 18 April 2021, di Kabupaten Jember, pertama di Kecamatan Bangsalsari dan kedua di Kecamatan Puger.

Di Kecamatan Puger, terjadi pengeroyokan di lampu merah Kasiyan yang melibatkan anak usia remaja, "Itu perkelahian biasa gak ada yang lain-lain. Jangan sampai salah sebut ya, gak ada perguruan-perguruan, perkelahian anak-anak saja," ujar Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono.

Anggota Polsek Puger berhasil mengamankan 5 anak usia remaja, pelaku pengeroyokan terhadap 2 korban kakak beradik hingga babak belur. Keduanya berinisial MAI dan MSS, warga Desa Jambearum Puger.

Senin sore 19 April 2021, sekira pukul 17.00 Wib, lima pelaku berhasil dibekuk petugas di tempat persembunyiannya. Masing-masing berinisial DO, FS, AZ, AD dan DN, semuanya warga Kecamatan Puger.

"Akibat penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, kedua korban terpaksa dilarikan ke Puskesmas setempat pada malam itu. Keduanya menderita luka memar di kepala, wajah serta beberapa bagian anggota badan, usai mengalami tendangan hingga pemukulan beramai-ramai oleh pelaku yang berjumlah 8 orang," katanya.

Ribut menjelaskan, korban melapor ke Mapolsek kemudian ditindak lanjuti jam 5 sore, langsung anggota menangkap 5 pelaku yang 3 orang sementara Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dua pelaku yang dibekuk, sambung Ribut, diketahui masih di bawah umur, sehingga tidak dilakukan penahanan. Sedangkan sisanya 3 orang ditahan di Mapolsek guna penyelidikan lebih lanjut.

Ribut mengungkapkan, kronologi tindak pidana pengeroyokan ini terjadi di utara lampu merah Kasiyan, tepatnya di Dusun Krajan I Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger Kabupaten Jember yang pada saat itu, pelapor ke Indomaret bersama saudaranya kemudian Ia mengantarkan temannya pulang.

"Sesampainya di jalan menyapa anak-anak yang berada di depan Indomaret Kasiyan dengan membunyikan klakson kendaraan. Tidak lama salah satu temanya mengejar korban lalu memberhetikan dan seketika korban dipukuli secara bersama sama," papar Ribut.

Sementara kisruh di Kecamatan Bangsalsari, diduga buntut dari pengeroyokan anggota Pagar Nusa oleh sekelompok anggota perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Sukorejo beberapa hari yang lalu, Sabtu sore 17 April 2021. Sekelompok massa dengan jumlah ribuan orang dari anggota Pagar Nusa mendatangi pengurus PSHT.

Reporter: Imam Tahrir
Publiser: Robith Fahmi

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga