Bandara Jember Kembali Bergeliat, Rute Surabaya-Jember Dibuka, Ekonomi dan Pariwisata Siap Lepas Landas

Oleh
Robith Fahmi - Tim Redaksi
3 Menit Membaca
Oplus_131072

PUBLIS.ID, JEMBER – Bandara Notohadinegoro kembali menunjukkan geliatnya. Setelah sempat vakum, maskapai Wings Air resmi membuka kembali penerbangan rute Surabaya-Jember pulang pergi (PP). Penerbangan perdana tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait di Bandara Notohadinegoro, Senin (1/6/2026).

Momentum yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila itu disambut antusias berbagai pihak. Sebab, beroperasinya kembali jalur udara tersebut diyakini menjadi salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, keberadaan transportasi udara memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor penting yang dipertimbangkan investor, pelaku usaha, hingga wisatawan sebelum datang ke suatu wilayah.

“Jember memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan hingga pariwisata. Dengan terbukanya kembali jalur penerbangan ini, akses menuju Jember menjadi lebih cepat sehingga peluang investasi dan kunjungan wisata semakin terbuka,” ujarnya.

Selama ini, Jember dikenal memiliki beragam destinasi wisata unggulan. Mulai Pantai Papuma, Teluk Love, Pantai Watu Ulo hingga kawasan pegunungan dan perkebunan yang menjadi daya tarik wisata alam di kawasan selatan Jawa Timur.

Tak hanya itu, Jember juga memiliki agenda bertaraf internasional yang menjadi ikon daerah, yakni Jember Fashion Carnaval (JFC). Namun, potensi besar tersebut dinilai belum berkembang maksimal akibat keterbatasan konektivitas transportasi.

Kembalinya penerbangan Jember-Surabaya diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan sekaligus meningkatkan mobilitas wisatawan maupun pelaku usaha. Dampaknya diyakini akan dirasakan oleh berbagai sektor ekonomi lokal.

Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Jember-Lumajang Rivqy Abdul Halim yang turut hadir dalam peresmian tersebut menilai aktifnya kembali Bandara Notohadinegoro akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.

“Ketika akses transportasi semakin mudah, maka sektor perhotelan, kuliner, UMKM, perdagangan hingga industri kreatif akan ikut bergerak. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Peresmian penerbangan perdana Wings Air juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang hadir. Semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan operasional rute tersebut.

Pemkab Jember berharap masyarakat memanfaatkan layanan penerbangan itu secara optimal agar tingkat keterisian penumpang tetap terjaga. Dengan begitu, Bandara Notohadinegoro tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi gerbang utama kebangkitan ekonomi dan pariwisata Jember.

Kembalinya jalur udara Surabaya-Jember menjadi sinyal kuat bahwa Jember tengah membuka babak baru. Dengan konektivitas yang semakin baik, kabupaten ini optimistis mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di kawasan Tapal Kuda. (SAR)

Bagikan Artikel ini
Exit mobile version