PUBLIS.ID, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan Klinik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Rumah Sakit Daerah Balung, Senin, (27/4/2026). Fasilitas ini mulai melayani pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) bagi warga yang akan bekerja ke luar negeri.
Bupati yang akrab dengan sapaan Gus Fawait ini mengatakan, layanan MCU di RSD Balung dipatok Rp450 ribu dan diklaim sebagai yang termurah di Jawa Timur. Pemeriksaan meliputi tes fisik, laboratorium, dan radiologi yang terintegrasi sesuai standar kesehatan internasional.
“Ini bagian dari janji politik kami untuk mempermudah masyarakat yang ingin menjadi pekerja migran agar berangkat secara prosedural,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat akan memberikan perlindungan bagi pekerja migran yang berangkat melalui jalur resmi. “Pahlawan devisa adalah aset bangsa. Kami akan mendampingi sejak persiapan hingga kembali,” ujar Gus Fawait
Klinik CPMI di RSD Balung sebelumnya telah disiapkan sejak Maret 2026 oleh Dinas Tenaga Kerja Jember sebagai fasilitas pemeriksaan kesehatan calon pekerja migran. Keberadaan layanan ini diharapkan dapat menekan praktik penempatan ilegal sekaligus meningkatkan jumlah pekerja migran yang berangkat secara resmi.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga menyampaikan perkembangan program beasiswa “Cinta Bergema”. Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan anggaran Rp75 miliar pada 2026. Pencairan uang kuliah tunggal (UKT) dijadwalkan mulai April, sedangkan bantuan biaya hidup disalurkan pada Mei.
“UKT ditransfer langsung ke kampus, sementara biaya hidup diberikan kepada mahasiswa. Prosesnya kami pastikan transparan,” terang dia.
Kepala RSD Balung menyatakan rumah sakit telah menyiapkan tenaga medis dan peralatan pendukung untuk operasional klinik. Calon pekerja migran dapat mendaftar langsung dengan membawa dokumen persyaratan.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat layanan kesehatan publik di Jember. (Sar)



