Jumat 28 Oktober 2022

Warga Jenuh dengan Pemerintah yang Lamban Tangani Banjir di Desa Kuala Sebatu

Oleh Redaksi, PUBLIS

Pekarangan warga di Desa Kuala Sebatu yang terdampak banjir, Doc: Rhama Melo

PUBLIS.ID, INHIL - Pelaksanaan bersih-bersih di Kecamatan Batang Tuaka Desa Kuala Sebatu belum juga terwujud hingga sekarang, meski sudah notulen rapat sudah ditandatangani beberapa yang hari yang lalu.

Salah seorang warga mengatakan, pihaknya sudah jenuh dengan gaya seperti ini, ia mengingatkan pada pemerintah agar tidak lagi bermain kata-kata dalam kondisi genting seperti sekarang ini.

"Saya ingatkan kepada pemerintah untuk memberikan bukti bukan janji belaka, yang bermain kata janji saja," ucapnya, pada Rabu 26 Oktober 2022.

Ia berharap, solusi yang disepakati di lantai 5 kantor Bupati Inhil kemarin segera terealisasi.

"Perusahaan sudah menyepakati pendanaan, dan pemerintah sudah sepakat memfasilitasi peralatan. Kemarin saya sempat dengar dari pihak pemerintah menyatakan semua ready jadi tidak ada kendala lagi dong kecuali minyak," ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III provinsi Riau, Ihsan saat dikonfirmasi Awak Media, menanggapi hal tersebut, Ia mengatakan bahwa alat amfibi yang dimiliki BWSS setelah dilakukan pengecekan ternyata ada kendala.

"Sebelum diterjunkan kita cek dulu kondisinya ternyata ada sedikit masalah, tapi sudah kita pesan alatnya, mungkin dalam Minggu ini sudah tiba," terangnya.

Mengenai kepastian untuk beroperasi, kata pihak BWSS belum bisa menjadwalkan secara pasti, Ia masih menunggu proses pekerjaan perbaikan alat yang dilakukan oleh pihak tekhnisi.

"Soal turun belum bisa kita tetapkan jadwalkan, kami masih menunggu tekhnisinya memperbaiki, jika cepat selesai segera kami turun ke lokasi," ujarnya.

Untuk diketahui, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir sudah 5 tahun mengalami banjir dan kurang efektif dalam melakukan bercocok tanam padi dan jenis tanaman lainnya. Memasuki tahun ke 6 ini, masyarakat Desa Kuala Sebatu, dan Desa sekitar yang terdampak banjir tersebut mencoba mengadukan permasalahan ini ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil dan kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah Daerah.

Reporter: Rhama Melo
Publiser: Ammar

Redaksi

Publis.id berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga