Minggu 18 Oktober 2020

Vidionya Viral Bagi-Bagi Uang, Warga Laporkan Pak RW ke Bawaslu

Oleh Redaksi, PUBLIS

Delsi usai melaporkan Pak RW ke Bawaslu Jember, Doc: Fahmi/Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Beberapa hari lalu, Sebuah vidio berdurasi 2 menit 44 detik menyebar via pesan WhatsApp di kalangan wartawan. Vidio tersebut memperlihatkan seorang laki-laki akan membagi-bagikan uang kepada ibu-ibu yang sedang memegang gambar Paslon Hendy-Gus Firjaun. Tak berselang lama, vidio itu pun menyebar di media sosial.

Setelah ditelusuri, laki-laki yang akan membagi-bagikan uang tersebut rupanya Ketua RW di Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Selain diduga melakukan politik uang, dia juga mewajibkan penerima PKH mencoblos paslon Bupati Jember nomer 2 Hendy-Firjoun.

Seorang warga, Delsi melaporkan dugaan politik uang tersebut ke Bawaslu Jember setelah mendapat vidionya, "Dalam videonya terang-terangan Pak RW menyebut ada uang untuk coblos paslon nomer dua," ujar Delsi, Minggu 18 Oktober 2020.

Kata Delsi, video itu sempat diposting sendiri oleh Ketua RW tersebut, meski akhirnya dihapus. Delsi sempat menunjukkan video di mana, terlapor mengumpulkan sejumlah ibu-ibu dengan atribut kampanye paslon nomer dua. Bahkan, dia pun terang-terangan mewajibkan penerima PKH yang merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mencoblos Hendy-Firjoun.

Tak hanya itu, dalam videonya juga menunjukkan bahwa terlapor mengarahkan ibu-ibu, mengucapkan terimakasih kepada Hendy-Firjoun saat diliput wartawan televisi. "Videonya menegaskan ada pengarahan masif, dengan iming-iming hadiah berupa uang bagi warga untuk memilih paslon nomer dua," bebernya.

Pelapor mengaku bahwa laporannya sudah diterima Bawaslu Jember. Dia meyakini, Bawaslu Jember bakal memproses hukum oknum Ketua RW tersebut, karena kuat dugaan telah melakukan pidana pemilu. "Saya tinggal menunggu keseriusan Bawaslu. Tentu akan saya monitor perkembangannya," janjinya.

Perlu diketahui, jika sampai laporan itu terbukti ada politik uang, maka laporan itu bisa dibahas Bawaslu, Polisi dan Kejaksanan. Bahkan jika ketiga unsur penegak hukum itu menilai cukup unsur materi pelanggarannya, bisa-bisa terlapor terjerat UU Nomor 10 tahun 2016 dengan ancaman pidana kurungan penjara.

Penulusuran wartawan menemukan identitas terlapor, yang diketahui Ketua RW 13, Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Ketua RW itu bernama Hadi Santoso. (*)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga