Jumat 27 Agustus 2021

Vaksinasi di Jember sudah 25 Persen Lebih

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Hendy saat meninjau vaksinasi di Ponpes Ngasor Desa Jatiagung, Kecamatan Gumukmas, Jember, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Jember sudah mencapai 25% lebih. Bahkan, hari ini dosin vaksin sudah habis, kemungkinan hari Sabtu atau Minggu baru Jember kadatangan dosis vaksin lagi.

Demikian disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto kepada media saat menghadiri acara vaksinasi di Ponpes Ngasor Desa Jatiagung, Kecamatan Gumukmas, Jum'at 27 Agustus 2021.

"Vaksin di Kabupaten Jember sudah habis mungkin hari Sabtu dan terakhir hari Minggu datang. Kita sudah minta ke Provinsi," ujar Bupati Hendy yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jember.

Sementara untuk vaksinasi di Ponpes Ngasor ini, sambung Hendy, merupakan bantuan dari Partai Nasdem yang totalnya jumlahnya 3000 dosis vaksin.

"Kami berharap institusi lain turut membantu sebab kita masih banyak kekurangannya dan total yang sudah divaksin untuk Kabupaten Jember 25% lebih. Vaksinasi hari ini untuk santri dan masyarakat dan besok juga masih ada," bebernya.

Hendy berkata, covid tidak nampak dan tidak ada yang tau kapan selesainya, cara menyelesaikannya kembali ke diri masing-masing dengan mengikuti saran pemerintah.

"Bulan Juli sudah 1000 orang yang meninggal bahkan di Jember perhari meninggal 40-50 orang, Jember setelah Idul Fitri tertinggi di Jawa Timur, covid ini akan selesai bila semuanya bertanggungjawab, satu cara menyelesaikannya ikuti saran pemerintah," pesannya.

Menurut Hendy, vaksin ini bukan berarti bisa terhindar tapi bagian dari ikhtiar agar terhindar dari covid. Ia mengaku bahwa dirinya adalah penyintas covid dan adiknya meninggal karena covid. "Ke depan, kita akan hidup berdampingan dengan covid," ungkapnya.

Reporter: Fahmi
Punliser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga