Sabtu 23 Mei 2020

Tidak Pulang Kampung, Ratusan Santri Mendapat Bantuan dari Bupati Jember

Oleh Redaksi, PUBLIS


PUBLIS.ID, JEMBER - Ratusan santri di Kabupaten Jember terpaksa tidak pulang kampung untuk mengikuti anjuran pemerintah seiring dengan pandemi Covid-19. Sedikitnya 962 santri yang memilih tidak pulang ke kampung halamannya dan merayakan lebaran tahun ini di pesantren.

Bupati Jember, dr. Faida, MMR. memberikan bantuan paket sembako dan uang. “Kami antar bantuan untuk para santri pondok pesantren yang tidak mudik,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 23 Mei 2020. Kata dia, semua santri yang mematuhi anjuran pemerintah mendapatkan bantuan, baik yang asal Jember maupun anak luar kota Jawa Timur dan tidak ber-KTP Jember.

Bupati berkata, para santri tersebut berasal dari Banjarnegara, Kebumen dan Brebes. "Mereka ini turun temurun mondok di Jember," urainya. Jumlah terbanyak berasal dari Kabupaten Kebumen, keseluruhan 139 orang. Bupati pun berkesempatan melakukan panggilan video dengan Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfudz. Kedua pemimpin ini pun saling menitipkan warganya.

“Tadi juga video call dengan Bupati Kebumen dan menyampaikan bahwa anak-anak dari luar kota yang ada di Jember kondisinya baik-baik saja, dan sudah terdata di Pemkab Jember,” kata bupati. Bupati juga mengaku telah menitipkan anak-anak Jember pada Bupati Kebumen. “Kita semua gotong royong bersama-sama agar Covid-19 ini cepat berakhir,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kebumen juga berkesempatan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember telah memberikan bantuan. “Terima kasih ibu. Saya juga punya saudara di pesantren Jember,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang santri, Rohim Junaidi menyatakan dirinya tidak pulang demi kepentingan bersama. “Untuk memutus penularan yang dapat terjadi di perjalanan. Saya memilih kepentingan bersama, supaya tidak terjadi buntut penularan lagi,” kata santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Raden Rahmat, Talangsari, Kaliwates ini.

Pemuda asal Donggala, Palu, ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Jember Faida atas bantuan yang diberikan. Ia juga menitip salam untuk keluarganya di rumah.
“Terima kasih kepada Bupati Jember dan semua jajarannya, dan salam untuk keluarga saya. Maaf belum bisa mudik di rumah karena situasi yang tidak memungkinkan,” ujarnya. Bantuan yang diberikan Bupati Faida berupa beras 5 kg, minyak 2 liter, dan gula 1 kg. Serta uang sebesar Rp. 100 ribu. (*)


Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga