Rabu 14 April 2021

Tahun 2020, Pertumbuhan Ekonomi Jember Menurun, Pengangguran Meningkat

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Jember Hendy Siswanto saat membacakan nota pengantar LPKJ di kantor DPRD Jember, Doc: Istimewa

PUBLIS.ID, JEMBER - Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Jember Hendy Siswanto akhir tahun anggaran 2020, untuk pertumbuhan ekonomi menurun hingga minus 2,98% dari 5,31% pada tahun 2019, Rabu 14 April 2021.

Berikut data LKPJ yang diterima Publis, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember pada tahun ini mengalami penurunan. Pada tahun 2018 pertumbuhan PDRB Jember sebesar 5,23%, lalu pada tahun 2019meningkat menjadi 5,31%, sedangkan pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga mencapai -2,98%.

Penurunan ini diakibatkan dengan adanya pandemi Covid-19 yang mempengaruhi banyak sektor di lapangan usaha tetapi ada beberapa sektor yang mengalami kenaikan pada pandemi ini diantaranya lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,02% dan Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 9,29%.

Selain pertumbuhan ekonomi menurun, tingkat pengangguran juga meningkat. Tingkat pengangguran di Kabupaten Jember pada tahun 2020 sebesar 5,21% atau sebanyak 67.448 orang. Dibandingkan dengan tahun 2019 tingkat pengangguran tahun 2020 meningkat.

Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember juga mengalami tren penurunan baik dari segi jumlah penduduk maupun persentase kemiskinan itu sendiri. Pada tahun 2020 tingkat kemiskinan sebesar 10,09% atau sebanyak 247,99 ribu jiwa meningkat dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 9,25% atau sebanyak 226,57 ribu jiwa.

Meningkatnya tingkat pengangguran dan kemiskinan disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan berkurangnya lapangan kerja yang berada di Kabupaten Jember. Kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin pada Program Pembiayaan Kesehatan merealisasikan sebesar 110,8 Milyar rupiah pada Tahun 2020 secara tidak langsung hal ini juga merupakan upaya untuk menanggulangi angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Sementara yang mengalami kenaikan diantaranya yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di mana selama 5 tahun ini menunjukan tren yang terus meningkat. Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Jember sebesar 67,11 atau meningkat sebesar 0,42 dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 66,69. IPM Kabupaten Jember pada tahun ini melebihi target RPJMD yang pada tahun 2020 target IPM sebesar 66,21.

Selain IPM, Angka kematian ibu dan angka kematian bayi pada tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019. Angka kematian Ibu per 100.000 kelahiran pada tahun 2019 sebanyak 174 lalu mengalami penurunan pada tahun 2020 menjadi 173. Angka kematian bayi per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2019 sebanyak 12,3 lalu mengalami penurunan pada tahun 2020 menjadi 9,22.

Demikian pula dengan bidang pendidikan, perikanan dan pertanian yang juga turut mengalami peningkatan. Bahkan, bidang perikanan sudah sesuai dengan ditargetkan. Produksi perikanan tangkap pada tahun 2020 mencapai 9.963 ton, perikanan budidaya tambak mencapai 1.377 ton, perikanan budidaya kolam mencapai 11.058 ton dan perikanan budidaya mina padi sebanyak 4,6 ton.

Press Release
Publiser: Robith Fahmi

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga