Selasa 16 Agustus 2022

Sekelumit Tentang Parit Antara, Ada Keluhan Masyarakat Jembatan Masih Terbuat dari Kayu

Oleh Redaksi, PUBLIS

Jembatan yang masih terbuat dari kayu, Dok: Rhama Melo/Publis.

PUBLIS.ID, INHIL - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) provinsi Riau merupakan daerah yang dijuluki dengan "Negeri Seribu Parit" dikarenakan banyaknya jumlah parit di wilayah ini. Salahsatunya ialah Parit Antara yang lokasinya berada di kecamatan Pelangiran. Parit ini menghubungkan sebuah sungai dengan luas ± 500 meter kearah seberang.


Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat Zainuddin mengatakan, "Parit Antara, dibangun pada tahun 1970-an oleh Ustadz Marjohan yang disapa Guru Johan, yang saat itu disini situasinya masih berupa hutan. Alhamdulillah kami bersyukur berkat perjuangan beliau wilayah Parit bisa terbangun," ucap Zainuddin, Senin 15 Agustus 2022.


Sementara itu Ketua Rukun Warga (RW) setempat Syamsuni, juga membenarkan, "Ya, benar Parit Antara ini telah dibangun Guru Johan beliau sudah Almarhum  semoga perjuangan beliau menjadi catatan bagi anak cucu kita, dan generasi setempat yang akan datang," harapnya.


Tata Abadi, anak Guru Johan tidak banyak berkomentar, "Sejak wafatnya orang tua kami pada tahun 1995, sampai saat ini nama Parit Antara, seperti menjadi panutan bagi sanak cucu beliau, mengenai berapa panjang parit saya tidak menyampaikan di sini, karena saya hanya mengimbangi pertanyaan dari Media saja," ujarnya.


Saat ini yang menjadi keluhan masyarakat mengenai Jembatan, "Jembatan di tempat kami masih menggunakan bahan kayu sejak dahulu, untuk diketahui juga merupakan jalan lintas turun naik, dari darat menuju ke pusat Kecamatan Pelangiran. Lantaran daerah kita ini hubungan tempat ke tempat masih melalui Sungai, sudah pasti menggunakan transportasi air, seperti Sampan, Pompong dan sebagainya," keluh Syafruddin mewakili Warga.


Keluhan itu ditanggapi Erzian Peranita Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir. "Ya, saya dari pemilihan Dapil (Daerah Pemilihan) 3 Inhil selalu menghubungi para Ketua RT dan tokoh masyarakat di sana, menanyakan bangaimana keadaan situasi, untuk di Parit Antara sebenarnya sudah dianggarkankan," terang Erzian.


Reporter: Rhama Melo

Publiser: Fahmi

Redaksi

Publis.id berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga