Selasa 20 Oktober 2020

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Masifkan Pengawasan

Oleh Redaksi, PUBLIS

PUBLIS.ID, JEMBER - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Jember kian memasifkan pengawasan dan penindakan kepada masyarakat. Bahkan pelaksanaan penegakan protokol kesehatan kini digelar setiap hari, agar masyarakat disiplin untuk menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan.

Demikian tegas Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Jember Gatot Triyono kepada sejumlah awak media melalui Grup WhatsApp Senin 19 Oktober 2020) malam.

“Satgas mengupayakan dilaksanakan protokol kesehatan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,”  ujar Gatot yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ini.

Menurutnya penegakan disiplin protokol Covid-19 ini dilakukan guna untuk menekan penyebaran virus asal kota wuhan Cina yang hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda akan akan hilang dari Kabupaten Jember, bahkan perkembangannya masih cukup tinggi.

“Disamping itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Jember juga tidak bosan-bosannya terus berupaya meningkatkan tracing, testing, dan treatment (3T) dalam penanganan Covid-19 secara masif. Upaya tersebut untuk mempertahankan tren kesembuhan," jelasnya.

Untuk itu Dirinya berharap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker setiap keluar rumah, sering cuci tangan dengan sabun, menghindari keruman massa yang banyak dan menjaga jarak minimal satu meter.

Berdasarkan perkembangan update data Satgas Covid-19 Jember diketahui perkembangan pasien  Covid-19 selama 10 hari terakhir meningkat. Yaitu ada 143 pasien positif meski demikian angka kesembuan juga membanggakan, yaitu 109 sembuh  dan yang meninggal nihil.

Pada tanggal 9 Oktober 2020, terdapat penambahan  9 pasien terinfeksi, sementara yang sembuh juga menggembirakan yaitu sebanyak 7 pasien. Dari julah total 900 terinfeksi Covid-19, sebanyak 779 pasien atau 86,56 perseb dinyatakan sembuh dan yang meninggal 55 pasien atau 6,11 persen.

Sedangkan update data pada 19 Oktober 2020, Positif baru ada 17 pasien,dan yang sembuh sebanyak 16 pasien, dari jumlah Total 1043 pasien yang positif, 888 pasien atau 85,14 persen dinyatakan sembuh . Sedangkan yang meninggal 55 atau 5.27 persen. (BA)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga