Rabu 25 November 2020

Satgas Covid-19 Gencarkan Operasi Yustisi, Palanggar Disanksi Hafalan Pancasila

Oleh Redaksi, PUBLIS

Pelanggar Prokes yang terjaring razia saat operasi yustisi, Doc: Fahmi/Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Jember gencar menggelar operasi yustisi untuk menjaring pengendara yang tidak memakai masker. Kali ini, Operasi Yustisi bukan hanya untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes), tetapi juga untuk menanamkan nilai kebangsaan.

Contohnya, dengan memberikan sanksi menghafal pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. "Tadi kan bisa dilihat, para Pelanggar Prokes banyak yang belum hafal Pancasila dan lagu indonesia raya," Ujarnya, Sekertaris Badan Penanggulanan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Jember Joko Soponyono, Rabu 25 November 2020 usai meninjau oprasi yustisi di depan Kantor Perhutani.

Melalui hal itu,  perlahan bisa menumbuhkan jiwa nasionalis. "Saya sangat berterima kasih kepada Dishub, Polri, TNI, dan pihak Perhutani yang telaten melaksanakan operasi yustisi, sehingga dengan begitu kita bisa melihat bersama kecintaan  masyarakat terhadap bangsanya," katanya.

Sementara Wakil ketua Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani kabupaten Jember Faizal berjanji, melalui  operasi Yustisi, kedepan juga  ingin  mengedukasi masyarakat tentang penting menjaga lingkungan dengan memberikan bibit tanaman kepada pelanggar.

"Setahu saya Covid-19 ini disebabkan lingkungan yang tidak sehat, oleh karena itu dalam oprasi yustisi yang akan datang kita akan upayakan memberi bibit tanaman, Jika lingkungannya sehat, Insyaalloh masyarakat juga akan merdeka dari Covid-19," Tandasnya (BA).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga