Sabtu 06 Juni 2020

Pastikan Programnya Berjalan dengan Baik, Bupati Jember Malam Mingguan di Pasar Tradisional

Oleh Redaksi, PUBLIS

PUBLIS.ID, JEMBER - Guna memastikan programnya berjalan dengan baik--pasar aman. Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR berserta jajarannya meninjau pasar tanjung, pasar tradisionel terbesar se-Kabupaten Jember. Saat ini, telah disediakan tenda untuk pedagang di pinggiran jalan dan disediakan tempat cuci tangan. Sabtu, 6 Juni 2020.

Faida mengatakan agar pasar tradisional bisa kembali beroperasi adalkan dengan ditata lebih baik lagi. Pedagang diatur supaya shiftnya jelas sehingga masyarakat yang mencari kebutuhan pun lebih mudah. Kata dia, pedagang datang tidak menentu terkesan seenaknya, mereka berjualan di sepanjang jalan DR. Wahidin yang juga digunakan sebagai jalan kendaraan.

Faida menjelaskan bila Pemkab telah menyediakan tenda bagi pedagang sehingga terlihat rapi. Juga ada fasilitas penerangan di setiap lapak. Pedagang yang sudah lama berjualan lebih diprioritaskan untuk itu. Dimungkinkan satu tenda untuk dua pedagang. Mereka telah dicatat oleh petugas dinas pasar dan diberi nomer. 

"Sebelumnya para pedagang datang dengan tidak menentu terkesan seenaknya, mereka berjualan di sepanjang jalan DR. Wahidin yang juga digunakan sebagai jalan kendaraan. Terkadang juga pedagang bongkar muat disitu," jelasnya.

Sejak Pemkab menyediakan tenda untuk pedagang, saat ini terlihat lebih rapi. Selain itu, ada fasilitas penerangan di setiap lapak. Pedagang yang sudah lama berjualan lebih diprioritaskan program tersebut. Dimungkinkan satu tenda untuk dua pedagang. Mereka telah dicatat oleh petugas dinas pasar dan diberi nomer. 

"Kalau waktunya jam belanja ya khusus untuk area orang belanja," kata Faida. Jalan DR. Wahidin ditutup mulai pukul 16:00 dikhususkan bagi masyarakat yang ingin berbelanja. Pedagang yang sudah dirapid tes yang boleh berdagang di Pasar Tanjung. 

Saat meninjau pasar, Bupati Faida mewajibkan seluruh pedagang menggunakan masker. Pembeli yang kedapatan tidak memakai juga diberi masker. Pemkab menyediakan face shield juga bagi mereka. Sebelumnya sudah disediakan beberapa alat cuci tangan di beberapa titik di sekitar pasar. 

"New normal itu bukan persis seperti sediakala, bukan sekedar dibuka tetapi ditata lebih baik dengan perlindungan diri yang lebih baik agar tujuan memenuhi nafkah terpenuhi tetapi tidak tertular Covid19," kata Bupati perempuan pertama Jember.

Sutrisno, pedagang yang berjualan di sana merasa senang dengan adanya fasilitas baru.. "Enak mas, jadi rapi dan bersih," kata Sutris. Akan tetapi ia juga menyanyangkan ukuran tenda yang kecil. "Kalau hujan nampes (bocor)," keluhnya. 

Lain lagi dengan seorang pembeli asal Desa Pringtali, Mayang, ibu Sukro. Ia berbelanja ke Pasar Tanjung terakhir sebulan yang lalu. " Enak berbelanja sekarang di sini. Dulu sering kesrempet motor tapi sekarang gak lagi" ucapnya. (RF).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga