Rabu 01 September 2021

Meski Dikritik PDI Perjuangan, Bupati Jember Tetap Berencana Pindahkan Kantor Pemda dan DPRD

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Jember Hendy Siswanto usai mengikuti Paripurna, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Bupati Jember Hendy Siswanto tetap ngotot akan memindahkan kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) dan kantor DPRD. Ia berdalih pemindahan tersebut diperlukan untuk melebarkan tata ruang kota dan untuk pemerataan pembangunan ekonomi daerah.

Meski, PDI Perjuangan sudah menolaknya sejak pemindahan itu diwacanakan ke publik, "Kami menolak wacana pemindahan kantor pemkab dan DPRD yang disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto pada beberapa kesempatan," ujar Wakil Ketua DPC PDIP Jember Widarto, saat menggelar pers confrence di kantor DPC PDI Perjuangan, Senin 22 Maret 2021.

Kendati PDI Perjuangan menolak, nyali Hendy tidak gentar dengan kritikan partai besutan Megawati itu. Ia memasukkan memasukkan rencana pemindahan kantor pusat pemerintahan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember Tahun 2021-2026.

"Tentunya ini untuk pengembangan kota, kalau tidak dipindah, ekonomi tidak akan berkembang, sekarang kalau kita lihat di Jember selatan kan bagus pembangunannya, sementara daerah utara nampak kurang bagus," katanya usai rapat Paripurna acara Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi dalam menanggapi nota pengantar Raperda RPJMD Jember, Rabu 1 September 2021.

Mengingat, pemindahan kantor pusat Pemerintahan tersebut sangat penting untuk perubahan Kabupaten Jember ke depannya, salah satunya guna meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD), maka tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru, tetapi harus direncanakan  secara matang dan bertahap.

"Kita masih desain, kita konsultasikan, dan yang jelas bertahap. Ini untuk pemanfaatan lahan. Kabupaten Jember tidak akan maju, kalau pusat pemerintahan tetap di tengah kota, ini perlu wajah baru, kita lihat kegiatan orang-orang di Alun-alun terganggu, dengan kegiatan Pemkab dan lain sebagainya," jelas Hendy.

Jika gedung baru DPRD dan Pemkab Jember sudah dibangun dan sudah dioperasikan, Hendy ingin keperuntukan kantor lama, dikerjasamakan dengan pihak ketiga. "Apakah itu dengan hotel atau apa, yang jelas menyediakan dengan Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) kita, agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi," lanjutnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, Dedy Dwi Setiyawan mengatakan bahwa paripurna kali ini di ikuti 28 oleh anggota dewan melalui vidio Conference dan 8 anggota yang hadir langsung di ruang persidangan. "Jadi totalnya paripurna ini diikuti 36 anggota dewan dari total 50 anggota dewan," tandasnya.

Reporter: Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga