Rabu 06 Januari 2021

LSM Cobra Laporkan Penebangan Pohon Liar di Sepanjang Jalan Jember - Banyuwangi

Oleh Redaksi, PUBLIS

Pemotongan pohon di pingir jalan.

PUBLIS.ID, BANYUWANGI – Penebangan pohon di pinggir jalan terulang lagi di sepanjang Jalan Raya Jember-Banyuwangi, tepatnya masuk wilayah Dusun Krajan, Desa Kalibarukulon, Kec. Kalibaru, Kabupatwn Banyuwangi Jawa Timur,  Rabu 6 Januari 2021. Sebelumnya pada Selasa ( 5/01/2021) juga terjadi penebangan pohon
jenis mahoni di lokasi yang sama.

Penebangan yang dilakukan oleh oknum pengusaha kayu tersebut, ditengarai tak mengantongi izin atau liar sehingga masyarakat mempertanyakan
legalitas penebangan. Secara pasti, warga setempat tidak mengetahui identitas penebang.

Semula warga menganggap yang menebang adalah petugas dari pemerintah yang sudah
mengantongi surat izin penebangan. Belakangan, warga sadar bila mereka bukanlah petugas, namun demikian mereka tidak paham secara pasti, "Kalau masalah izin penebangan saya tidak tahu yang jelas kalau pohon-pohon ini banyak yang ditebang akan merugikan masyarakat banyak, terutama para pengendara," ujar seorang warga.

Menurutnya penebangan ini merugikan sebab tidak ada pohon yang ditanam untuk tumpangsari. Pemerintah kata dia tentunya paham, dia berharap penebang mengantongi izin resmi. "Kalau tidak punya izin maka masyarakat mengambil sikap ikut andil untuk menebang pohon dan hasil tebangannya diambil sendiri. Ya kalau gak apa-apa motong kayu di pinggir jalan yang notabene milik negara, karuan kita beramai-ramai motong juga," ucapnya.

Aktifis LSM Cobra Banyuwangi, Basiran angkat bicara terkait penebangan liar tersebut, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukannya, warga Dusun Sumberberingin, Desa Kalibarumanis menduga pemotongan tidak mengantongi izin, "Bisa dibilang penebangan liar ( Ilegal Loging)," tandasnyam

"Saya dan rekan-rekan aktivis LSM Cobra dan rekan-rekan aktivis LSM Gempa Indonesia akan terus melakukan Investigasi ke lapangan sampai ke PU Bina Marga Provinsi, terkait penebangan pohon mahoni tersebut yang sampai saat ini diduga tak mengantongi izin yang dibelakangnya diduga dibekingi dua orang oknum wartawan," terangnya.

Basiran mewakili LSM Cobra mengaku sudah membuat laporan resmi ke Polsek Kalibaru supaya diproses secara hukum. "Saya mengharap siapapun yang melakukan penebangan atau ilegal loging, kalau terbukti tidak mengantongi izin dari DLH maupun dari PU Bina Marga Provinsi, yaa harus mempertanggung jawabkan di muka hukum, " tegasnya.

Basiran yakin bahwa pohon besar yang ditanam di pinggir jalan tidak menganggu fasilitas jalan umum. Bahkan, bisa membuat suasana sejuk dan rindang untuk menutupi teriknya matahari yang bisa membuat pengemudi roda dua dan termasuk orang yang berjalan kaki tidak kepanasan, " ungkapnya dengan tegas. (Wahyu).

Berita ini masih perku konfirmasi lebih lanjut ke pihak terlapor. Sejauh ini, pekerja yang melakukan pemotongan mengaku hanya disuruh oleh seseorang. Pemotong dikawal oleh oknum yang mengaku wartawan.

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga