Selasa 24 Desember 2019

Kongres Abang Becak di Jember, 1250 Becak Dipoles Jadi Becak Wisata

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Jember dr. Faida usai kongres naik becak keliling alun-alun Jember, Doc: Fahmi


PUBLIS.ID, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kongres bersama 1250 abang becak di di Aula PB Sudirman Pemkab Jember. Kongres ini, bertujuan agar becak yang selama ini tersisihkan sebagai moda transportasi lama, dapat kembali dilirik dengan memolesnya sehingga menjadi moda transportasi wisata.

Bupati Jember, dr. Faida menyampaikan, Pemkab Jember menyiapkan becak sebagai becak wisata. Sekitar 1250 abang becak yang dikumpulkan dari 2000 yang terdata, becak tersebut diperbaiki dan dipoles agar bisa menarik wisatawan datang ke Jember dan menggunakan jasanya.

Saat ini, kata Faida, keberadaan abang becak sudah tersisihkan oleh transportasi lain yang lebih mudah dan cepat. Namun, keberadaannya tidak serta merta harus dihilangkan. “Mereka harus tetap kita beri tempat, oleh karenanya becak-becak di Jember kita hias menjadi becak wisata, dengan mengambil rute yang dekat, sebab tenaga abang becak sudah tidak memungkinkan untuk mengambil rute jarak yang jauh,” ujarnya, Senin 23 Desember 2019.

Seluruh abang becak ini, kata Faida dari Pemkab Jember diberi seragam, jas hujan dan hak-hak lain yang abang becak butuhkan, “Selain seragam dan perlengkapan kerja sehari-hari, kita juga mendata rumah-rumah abang becak yang masih kurang layak untuk dianggarkan melalui program bedah rumah," tandasnya.

Seperti rumah yang berdinding bambu maupun yang masih berlantaikan tanah, kata Faida, masing-masing rumah abang becak ini nanti akan kita anggarkan perbaikan bervariasi, mulai dari 15-17 juta.
Selain itu, hak kesehatan untuk seluruh keluarga abang becak juga diberikan oleh Pemkab Jember, termasuk beasiswa pendidikan sampai perguruan tinggi. 

“Tadi sudah kita data, ada beberapa anak abang becak yang bisa kuliah berkat beasiswa pemkab Jember dan tidak sedikit dari mereka anaknya saat ini masih menempuh pendidikan baik di SD maupun SMA, dan Pemkab Jember hadir untuk membantu biaya pendidikan anak-anak abang becak, jangan sampai ada anak di Jember yang putus sekolah karena terkendala biaya,” ungkapnya. (RF).


Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga