Selasa 23 Maret 2021

Ketika Mendag Impor Beras, Bupati Ipuk Festiandani Tegaskan Banyuwangi Surplus Beras

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani, Doc: diambil dari facebook ipuk.

PUBLIS.ID, BANYUWANGI - Heboh kebijakan impor beras menjelang panen raya membuat publik mempertanyakan keberpihakan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi kepada petani.

Meski langkah yang diambil Mendag Lutfi dianggap tidak berpihak kepada petani. Tapi, sebagaimana yang dilansir kompas.com 20 Maret 2020, dia pasang badan terhadap kebijakan yang diambilnya.

"Saya mesti memikirkan yang tidak terpikirkan. Saya mesti mengambil keputusan yang tidak populer. Kalau memang saya salah, saya siap berhenti, tidak ada masalah," ujarnya.

Dikala keputusan impor Mendag dinilai menyakiti hati petani, kabar gembira justru datang dari tanah blambangan. Bupati Ipuk Festiandani menegaskan Banyuwangi tidak perlu impor beras.

"Alhamdulillah, Banyuwangi selalu surplus beras, bahkan beras Banyuwangi dikirim ke berbagai daerah. Maka Banyuwangi tidak perlu suplai dari beras impor," ujar Ipuk di unggahan akun Intagramnya @ipukfdani.

Kata Ipuk, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan, pada 2020, Banyuwangi menghasilkan 788.971 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 495.079 ton beras. Adapun tingkat konsumsi beras sebesar 164.411 ton. Sehingga pada 2020 terdapat surplus 329.668 ton beras.

Sementara untuk Januari-Maret 2021, data Dinas Pertanian dan Pangan, produksi GKG Banyuwangi sebesar 158.892 ton atau setara 99.705 ton beras. Adapun tingkat konsumsi Januari-Maret 2021 sebesar 41.415 ton, sehingga terdapat surplus 58.290 ton beras.

"Riset kita, konsumsi beras per kapita warga Banyuwangi sekitar 94.47 kilogram per orang per tahun. Jadi kita sudah hitung, tahun 2021 ini kita targetkan produksi sekitar 491.000 ton, lalu tingkat konsumsi sekitar 165.000 ton, maka ada surplus 325.000 ton beras. Dengan surplus yang besar, tentu tidak perlu beras impor masuk Banyuwangi," tegas Ipuk.

Reporter: Robith Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga