Rabu 26 Mei 2021

Kepala Desa di Jember Kena Tipu Hingga Miliaran Rupiah

Oleh Redaksi, PUBLIS

Fitriani Ramadhani alias Gus Dhani tertunduk saat dipamerkan ke hadapan wartawan di halaman Mapolsek Wuluhan, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember M. Sholeh kena tipu hingga miliaran rupiah oleh Fitriani Ramadhani (39 Th) warga Kauman Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul.

Penipu yang mengaku sebagai gus ini menjalankan aksinya tidak seorang diri, ia dibantu Ahmad Riyadi (52 Th) warga Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong.

Kedua pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Wuluhan bekerjasama Satreskrim Polres Jember. Demikian disampaikan Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, SH, SIK, MH, saat pers confrence di halaman Mapolsek Wuluhan, Rabu 26 Mei 2021.

Kadek menjelaskan, kejadiannya sejak bulan April hingga Mei 2021 di wilayah hukum Polres Jember khususnya di Kecamatan Wuluhan. Tersangka Fitriani mengaku masih ada hubungan kerabat dengan Jenderal Purnawirawan Badrotin Haiti. Kemudian menyuruh Riyadi untuk menjanjikan kepada korban bisa menjadikan komisaris di PT. IMASCO.

"Tersangka berhasil meraup total uang empat miliar lebih dari korban M. Sholeh," ujar Kompol Kadek. Selain dijanjikan menjadi komisaris korban juga dijanjikan anaknya bisa masuk Taruna Akpol.

Berkat kelihaian tersangka, korban percaya dan menyetorkan uang tunai dan tranfer via setoran ataupun M-banking. Didapatkan barang bukti 7 slip setoran transfer dan 5 bukti M-banking. Selain itu pelaku juga mengaku sebagai anggota anggota Badan Intelejen Nasional (BIN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Dewan Ketahanan Nasional (WANTANAS).

Setelah ditunggu sekian lama, korban curiga. Kemudian korban berhasil menghubungi keluarga dari Jenderal Pol Purn Badrodin Haiti. Dari informasi yang didapat ternyata tersangka FR dan AR bukan anggota keluarga mantan Kapolri.

Kemudian korban melaporkan pelaku ke Polsek Wuluhan. Dengan gerak cepat dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Jember pelaku berhasil ditangkap. Setelah dilakukan interogasi pelaku mengakui segala perbuatannya.

Dari tersangka didapatkan sejumlah barang bukti berupa berbagai ID Card, pistol mainan, senapan angin kaliber 4,5 mm, sepatu, kaos, baju dan barang lain hasil kejahatan.

Kompol Kadek mengatakan, "Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 378 Jo pasal 372 Jo pasal 55 Jo pasal 56 ayat 1 (i) yang ancaman hukumannya empat tahun penjara." Ungkap Kadek.

Reporter: Robith Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga