Kamis 11 Juni 2020

Jember Membutuhkan Ratusan Guru Agama

Oleh Redaksi, PUBLIS

Dewan Pendidikan rapat bersama Bupati dan Wakil Bupati, Doc: Tahrir for Publis.id

PUBLIS.ID, JEMBER – Kabupaten Jember membutuhkan banyak guru agama, jumlahnya sampai ratusan. Sehingga, dalam waktu dekat Dinas Pendidikan akan melakukan rekrutmen.

“Kekurangan guru agama islam dan guru agama lain, di dalam data kami kekurangan guru agama sekitar 600-an .Maka, dalam waktu dekat melalui Dinas Pendidkan akan melakukan rekrutmen,” ujar Wakil Bupati Kyai Muqiet Arief usai rapat dengan Dewan Pendidikan dan Kemenag Jember di Pendopo Wahwibawagraha, Kamis 11 Juni 2020.

Rekrutmen akan dilakukan pertama melalui internal sekolah, tetapi kalau di sekolah tidak ada, terpaksa melakukan rekrutmen sesuai dengan kriteria yang nanti akan disusun oleh Dewan Pendidikan.

Sementara itu, saat rapat kata wabub, Dewan Pendidikan menyampaikan kepada bupati, terkait rencana untuk membuat buku panduan sholawat anak Jember.

“Sehingga, nanti sekolah-sekolah di Jember mulai tingkat dasar akan dibiasakan membaca sholawat yang mana panduannya dalam Minggu ini akan segera dibuat oleh Dewan Pendidikan,” katanya.

Selain itu, kata wabub, juga akan menindaklanjuti duta baca tulis Al-Qur’an serta kualitas pendidikan iklusi baik yang di sekolah luar biasa atau kebetulan di sekolah umum meski hanya ada anak 1 orang

Menurut wabub, berbagai usulan itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang bernuansa keagamaan. Jadi, bagaimana pendidkan memiliki ruh sebab pendidikan tidak bisa dipisahkan dengan ruh keagamaan.

“Sehingga, nantinya dalam istilah orang sekarang mencetak orang yang cerdas tapi berakhlak bukan hanya agama islam sebab di Jember juga banyak yang non muslim sehingga mereka perlu mendapatkan perhatian yang sama,” ungkapnya.

Kepala Kemenag Jember, Muhammad mengapresiasi beragam usulan tersebut. Kata dia, sekolah umum sebagain sudah banyak yang mengadopsi kurikulum pondok pesantren dan madrasah hanya perlu ditekankan dengan instruksi dari bupati.

“Agar sekolah itu betul-betul menyiapkan generasi yang akan menggantikan kepemimpinan di massa yang akan datang. Pondasi agama harus betul-betul dipersiapkan bukan hanya mengandalkan intelektual tapi spiritual,” ungkapnya. (RF)

  

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga