Jumat 12 Februari 2021

Harga Jatuh, ACT-MRI Beli Ubi Petani dan Distribusikan ke Pesantren

Oleh Redaksi, PUBLIS

ACT-MRI menurunkan ubi saat pendistribusian ke pesantren, Doc: Fahmi

PUBLIS.ID, JEMBER - Petani ubi menjerit lantaran harganya jatuh di pasaran, semula Rp. 1.000 - 1.500 / Kilogram menjadi Rp. 250 / Kilogram. Akibatnya, petani ubi khususnya di wilayah Mojokerjo mengalami kerugian besar.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkolaborasi dengan Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) membantu para petani ubi yang mengalami penurunan harga akibat pandemi Covid-19.

ACT beserta YP3I melakukan pendataan petani ubi di Mojokerto, untuk memborong kata1.000 ton ubi dengan harga normal, "Demi kesejahteraan petani ubi," ujar Renandra Saputra selaku Staff Program ACT Jember, Jum'at 12 Februari 2021.

Kata dia, ACT beserta YP3I memborong semua ubi petani di Mojokerto. Ubi tersebut untuk dibagikan kepada seluruh pesantren di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY.

“Memborong ubi dengan harga normal ini merupakan Program Wakaf Pangan Produktif Global Wakaf ACT dan YP3I, hal ini untuk mensejahterakan petani, sekaligus untuk mendistribusikan kepada 3000 pesantren,” tutur Renanda.

Renanda berkata, bahwa 1 truk dengan muatan 5 ton ubi telah sampai di Jember untuk didistribusikan di Pesantren Tapal Kuda. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jember dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jember langsung mendistribusikan di lima pesantren.

Diantaranya Pondok Pesantren Ahlul Irfan Al Kholili, Pondok pesantren Al Wahah, Lembaga pendidikan Al Khoirot, Pondok Pesantren Nailil Huda, KH. Anshori Rifai.

“Pendistribusian ini akan terus dilakukan ke banyak pesantren di Tapal Kuda, untuk saat ini masih didistribusikan ke lima pesantren, masing-masing pesantren mendapatkan 10-20 sak, tiap saknya berisikan 50kg ubi," jelas Renandra Saputra.

Pengasuh Pesantren Pesantren Ahlul Irfan Al Kholili, Muhammad Aly Yasir mengucapkan terima kasih kepada ACT dan YP31 atas bantuan ubi yang disalurkan. Selain itu dia juga berharap dengan adanya Program Wakaf Produktif dapat terus membantu para petani lainnya yang mengalami pemerosotan harga.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah, melalui ACT dan YP3I atas bantuan ubi yang telah disalurkan, dan semoga dengan bantuan ini tidak hanya untuk pesantren, tetapi juga dapat meringankan beban para petani ubi” ungkap Muhammad Aly Yasir.

Reporter : Fahmi
Publiser : Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga