Selasa 30 November 2021

DP2KBP3A Inhil Berikan Pelatihan Kepada Kader Posyandu di Desa Sungai Intan

Oleh Redaksi, PUBLIS

PUBLIS.ID, INHIL - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Inhil, melakukan Kegiatan Pertemuan Pokja dan Mekanisme Operasional Lini Lapangan (Mekop) ke Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Inhil-Riau, pada Selasa pagi 30 November 2021.

Sungai Intan merupakan Desa yang berstatus sebagai Kampung bermutu dan Berkualitas (KB) di Kabupaten Indragiri Hilir.

Agenda Pertemuan Pokja dan Mekop berupa pemberian materi evaluasi tentang pencatatan dan pelaporan Pokja kampung bermutu dan berkualitas berlangsung di Aula Kantor Desa Sungai Intan.

Hadir Kepala Desa Ahmad Efendi, Babinsa Serda Suherman, Babinkamtibmas Briptu Ilham, Sekdes Jumiati, Ketua LPM Nurman, Ketua BPD Yanto, PKK, Ketua Kampung KB Sungai Intan, PPKB, BKL, BKR, Para Ketua Pokja Desa, Ketua Rumah Data, KPM Kesehatan dan 25/Seluruh Kader Posyandu Se-Desa Sungai Intan.

Hadir dari DP2KBP3A Kabupaten Inhil, yakni Bidang, Pengendalian Penduduk (Dalduk), Kasi Advokasi dan penggerakan para ibu ibu Marlena, dan penyuluh keluarga berencana.

Kepala Desa Ahmad Efendi menyambut baik kegiatan penyuluhan dan pemberian materi tentang tata cara pencatatan pendataan dan pelaporan Kampung KB yang dilakukan oleh DP2KBP3A Inhil ini, Ia berharap dengan dibekalinya para kader dalam menginput data akan memudahkan Desa untuk memiliki data terpadu tentang profil Desa Sungai Intan, yang tersusun rapi dan valid.

"Saya menyambut baik kegiatan ini, diharapkan para peserta fokus dan cepat memahami, sehingga ini akan memudahkan kita memiliki data yang valid tentang profil desa, karena banyak hal yg bisa kita akses, misalnya tentang kesehatan, ibu hamil, anak dan balita serta profil lainnya," jelas Ahmad Efendi. Selain itu, pihaknya berharap DP2KBP3A Kabupaten Inhil terus melakukan pendampingan dan pelatihan serupa ke depannya, agar semakin baik untuk ke depannya.

Sementara itu Pemateri dari BKKBN, Kamisah menjelaskan, pemberian materi tentang pencatatan yang baik dan benar tentang profil desa yang masuk dalam 8 Pokja ini, wajib dimiliki oleh setiap individu maupun team yang terkait, termasuk sampai pada ujung tombak terbawah, yakni para kader, pencatatan secara manual, merupakan awal yang penting, sebelum data masuk dan diinput dalam sistem profil Desa, yang nantinya akan dapat diakses secara digital website.

"Jadi nantinya, ke depan kita akan lanjutkan dengan pendampingan dan pemberian materi tentang input ke sistem Kampung Berkualitas DP2KBP3A, semua pihak cukup akses dari mana saja, misalnya mereka ingin tau tentang  profil Sungai Intan hari ini, cukup klik dan masuk website, maka akan muncul, mulai dari profil Desa, aktifitas warganya, baik bidang kesehatan, lingkungan, keekonomian masyarakat, dan lain-lainnya, tentu semua itu dimulai dari kecakapan para kader dalam menghimpun data dilapangan. Nah, untuk itulah kita hadir disini, memberikan materi pelatihan singkat," ungkap Kamisah.

Reporter: Rhama Melo
Publiser: Ammar

Redaksi

Publis.id berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga