Minggu 20 September 2020

Ditegur PWNU Jatim Gara-Gara Berpolitik, Begini Tanggapan PCNU Jember dan Kencong

Oleh Redaksi, PUBLIS

Dokumen surat teguran dari PWNU Jatim yang diterima Publis.id

PUBLIS.ID, JEMBER - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memberikan teguran kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember dan Kencong gara-gara terlibat dalam politik Pilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dokumen surat teguran PWNU Jatim bernomor 764/PW/A-II/L/IX/2020 menyebar ke WhatsApp, ditanda tangani ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar, sekretaris Prof. Akh Muzakki Grad Dip dan Rais serta Katib. Bahkan, surat teguran tersebut ditembuskan ke PBNU.

"Mencermati serangkaian laporan atas acara beserta substansi dari kegiatan bersama resmi organisasi oleh PCNU Jember dan Kencong, termasuk diantaranya melibatkan perangkat organisasi serta kalangan nadliyin di bawah masing-masing serta menghadirkan pemangku kepentingan politik praktis yang berkepentingan di pemilukada setempat," demikian dalam bunyi surat tegurannya.

Ketua PCNU Kencong, KH. Zainul Ghulam membenarkan surat teguran dari PWNU Jatim tersebut. Bahkan, kata dia surat teguran tersebut dikirimkan langsung oleh Sekretaris PWNU Jatim Prof Zaki via pesan WhatsApp kepadanya.

"Kami di PCNU Kencong menerima dengan baik teguran tersebut. InsyaAllah akan menjadi pegangan dan panduan dalam melakukan langkah-langkah politis berikutnya," ujar Gus Ghulam, Minggu 20 September 2020.

Sejauh ini, Gus Ghulam mengaku belum dipanggil oleh PWNU. Jadi, terkait detail pelanggarannya ia sendiri juga belum mengetahui. Meski demikian, Gus Ghulam menyampaikan terima kasih telah diingatkan, "Terima kasih kepada PWNU Jatim yang telah mengingatkan kami sehingga diterbitkan surat teguran," ucapnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin alias Gus Aab menyesalkan dokumen tersebut sampai mencuat keluar, "Karena itu bersifat internal, tidak seharusnya sampai kepada orang diluar," katanya saat dikonfirmasi.

Ia tidak ingin terlalu berpolemik lebih jauh. Mengingat, sejauh ini ia belum sempat dihubungi langsung oleh KH Marzuqi Mustamar.
Apalagi, dalam Pilkada Jember tahun 2020 ini, Gus Aab merasa tidak pernah mengerahkan struktur NU untuk politik praktis.

"Di surat teguran juga tidak jelas acara apa dan acara dimana yang dimaksud. Tidak usah terlalu ditanggapi," kilah ulama yang juga dosen IAIN Jember itu. (Fahmi).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga