Selasa 21 Juni 2022

Diduga Ada Pungli Pengambilan Ijazah di SDN 014 Sungai Dusun Inhil

Oleh Redaksi, PUBLIS

SDN 014 Sungai Dusun

PUBLIS.ID, INHIL - Setelah lahir pasal 9 ayat (1) Permendikbud No 4 Tahun 2012, setiap satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan pemerintah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Namun, pada prakteknya masih saja ada sekolah yang melakukan pungutan kepada siswanya. Sebagaimana SDN 013 Sungai Dusun, Kecamagan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir yang menarik iuran 150 ribu kepada muridnya.

Informasi yang diterima Publis, salah satu orang tua siswa menyampaikan bahwa pungutan liar itu benar adanya. Mereka yang ditarik siswa kelas 6, setelah melaksanakan ujian dan akan mengambil ijazah dikenai biaya Rp 150.000.

"Daya merasa keberatqn ngan cara oknum guru demikian, seharusnya tidak ada pungutan dana," ujar orang tua siswa yang enggan disebut namanya, Senin 20 Juni 2022.
Saat konfirmasi ke pihak sekolah, Publis hanya ditemui seorang guru bernama Husen, Ia mengelak bila di sekolah tempatnya mengajar ada pungutan liar, "Sekolah kami tidak memungut biaya pengambilan ijazah dan saat ini Kepala Sekolah sedang berada di Tembilahan,” elak Husen dan langsung pergi.

Sementara Kepala Sekolah SDN 014 saat dikonfirmasi juga membantah bila ada pungutan liar, "Kami tidak ada pungutan uang untuk pengambilan ijazah, yang ada hanya iuran untuk uang perpisahan, berhubung wali murid tidak setuju, maka dana tersebut sudah kami kembalikan kepada masing masing murid yang sudah membayarkan,” katanya.

Reporter: Rhama Melo
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga