Senin 30 Agustus 2021

Dibiarkan Oleh Istrinya, Kakek Berusia 100 Tahun di Jember Membusuk Dalam Kamar

Oleh Redaksi, PUBLIS

Kakek Suto saat dikeluarkan dari rumahnya, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Siati (75 Tahun), seorang Nenek asal Dusun Krajan 1, Desa Cakru Kecamatan Kencong membiarkan suaminya meninggal di atas ranjang hingga membusuk dengan kulit tubuhnya telah menghitam di dalam kamar, Senin 30 Agustus 2021.

Kejadian menggemparkan ini diketahui ketika Cucunya Anang (35 Tahun) hendak menjenguk kakeknya yang beberapa hari lalu sedang sakit. Sesampainya di depan rumah kakeknya, Anang mencium bau tidak sedap dan ketika masuk, ia melihat sang kakek sudah meninggal dipenuhi belatung.

Usia Suto, kata Anang, sudah genap 100 tahun. Ia meninggal dengan mengunakan Sarung dan Jaket, "Saya disuruh bapak saya untuk melihat kakek dan nenek, karena kondisinya sakit. Saat saya datang sudah bau busuk. Saya curiga dan melihat langsung ke dalam kamar. Pada saat itu saya kaget ternyata kakek saya, (Suto Umur 100 Tahun) sudah membusuk ditemani nenek saya bernama Siati di sampingnya," ujar Anang kepada media.

Kata Anang, selama beberapa hari ini ayahnya bernama Suharto, beberapa kali datang mengantar makanan dan minuman kepada kakek dan neneknya. Namun, tidak merasa curiga jika kakeknya sudah meninggal, sebab ayahnya saat itu melihat kakeknya tidur ditutupi kain oleh nenek.

Tiga pilar Desa Cakru yang mendapat laporan dari warga langsung datang kelokasi kejadian untuk mendata serta mengeluarkan belatung dalam rumah tersebut.

Data yang didapat, Suto umur kisaran 100 tahun, selama ini hidup bersama istrinya bernama Siati berusia 75 tahun dan selama ini keduanya ditopang hidup oleh anak-anaknya yang tidak jauh dari rumah kakek nenek tersebut. Namun, kondisi anaknya yang paling dekat dengan orang tuanya untuk saat ini juga didera sakit.

"Kami datang bersama Babinsa dan juga Kades ke lokasi untuk melihat kondisi korban yang keadaannya sudah membusuk dan dipenuhi belatung. Kami juga ambil sikap karena kondisi Pandemi Covid-19 belum hilang, jadi kita sarankan tim medis untuk memakai APD untuk evakuasi jenazah dalam kamar tersebut," Ujar Bhabinkamtibmas setempat Bripka Sutris Setiawan.

Reporter: Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga