Senin 27 Juli 2020

Curahlele Gelar Bimtek RT/RW untuk Persiapan Sensus Lokal desa

Oleh Redaksi, PUBLIS

Saat Bimbingan Tekhnis berlangsung, Doc: Fahmi

PUBLIS.ID, JEMBER - Pemerintah Desa Curahlele mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi RT/RW sebelum melakukan sensus lokal desa. Sensus lokal ini nantinya untuk mengetahui jumlah valid penduduk desa, warga yang kurang mampu, jumlah lansia, jumlah difabel, jumlah janda-duda, rata-rata strata pendidikan dan pekerjaannya.

"Setelah data tersebut terkumpul, selain desa memiliki bank data. Juga memudahkan desa bila ada keperluan mendadak yang berkaitan dengan warga, kami juga mendata warga yang tidak memiliki dokumen adminduk agar nanti desa memfasilitasi untuk membuatkannya," ujar Kepala Desa Curahlele, Abdul Hamid di sela-sela pelatihan RT/RW, Senin 27 Juli 2020.

Ke depan, kata Hamid, warga yang tidak mampu dan memiliki komponen untuk menerima bantuan PKH, maka desa akan mengusahakannya untuk diajukan. Jadi, tiap pemerintah diatas membutuhkan data untuk diberi bantuan, desa sudah siap tinggal memberikannya.

Pelatihan digelar di aula kantor Desa Curahlele, diikuti seluruh RT/RW se-Desa Curahlele, Kepala Dusun dan perangkat desa. Pemateri diisi oleh Widayaka SH, Camat Balung, Mashuri Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Achmad Munir pemuda Desa Curahlele yang juga dosen di IAIN Jember

Masih Abdul Hamid, dengan pendataan ini, desa akan memetakan kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat dan apa yang bisa diberikan oleh desa. "Bila mayoritas petani, maka setidaknya desa berikhtiar memenuhi kebutuhan petani, semisal nanti bisa memberikan pendampingan, pelatihan dan lain sebagainya agar mereka lebih baik," terangnya.

Hari ini, sambung Abdul Hamid, juga lounching website Desa Curahlele. Nantinya, segala hal tentang Desa Curahlele akan dipublikasikan di sana, desa sudah menunjuk salah satu pemuda desa yang baru lulus kuliah sebagai adminnya, untuk mengisi konten dan setiap kegiatan desa akan masuk ke website desa.

"Karena sudah era keterbukaan informasi publik, nanti masyarakat bisa mengakses tentang Desa Curahlele dari website, mulai pembangunan, target program dalam satu tahun ke depan maupun jadwal agenda kegiatan desa. Semuanya sudah tersusun rapi tinggal dimasukkan ke website," ungkap Kades muda alumni Unisma Malang ini.

Sementara itu, Mashuri Pendamping Lokal Desa menyampaikan bahwa pelatihan ini akan berlangsung satu hari penuh, RT/RW diberi pemahaman tentang tupoksinya sebab selama ini mereka kurang tau tupoksinya sebagai RT/RW. Selain itu, juga dibimbing tekhnis pengisian form sensusnya.

Achmad Munir sebagai pemuda Desa Curahlele yang juga dosen di IAIN Jember menyampaikan bahwa dirinya yang menyusun form sensus lokal desa. Kata dia, form sensus yang dibuatnya sudah lengkap berikut untuk mengetahui segala yang diperlukan oleh desa, tergantung pelaksanaannya nanti.

"Kami juga membuat parameter sendiri untuk menentukan warga ini tidak mampu atau sudah mampu dengan mengkomparasikan dengan data-data yang sudah ada, baik dari Kemensos, BPS dan lain sebagainya," ujar Munir.

Munir berharap dengan form sensus yang sudah dibuatnya serta pelaksanaannya nanti berjalan dengan lancar serta apa yang menjadi kebutuhan desa khususnya soal data, dapat terpenuhi dengan adanya sensus lokal Desa Curahlele ini. (Fahmi).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga