Rabu 26 Agustus 2020

Bupati Jember Titip Buku untuk Anak Papua ke Prajurit yang akan Berangkat ke PNG

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Jember dr. Faida usai upacara, Doc: Fahmi/Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - 450 Prajurit dari Satuan Penugasan pengamanan daerah rawan (Satgas Pamrahwan) ke Papua Nugini (PNG) Yonif Raider 515/UTY Kostrad melaksanakan upacara pemberangkatan di lapangan Markas Komando yonif Raider 515 Tanggul, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, sekitar pukul 10.00, Rabu 26 Agustus 2020.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Jember Dr.Hj.Faidah, MMR dan bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan Yonif Raider 515 Mayor inf J.P.H Banjarnahor S.IP itu, dihadiri oleh Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Laode M. Nurdin, S.Sos, Camat Tanggul, Kepala desa Patemon serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati Jember dr. Hj. Faidah, MMR mengatasnamakan pemerintah Kabupaten Jember mengucapkan selamat bertugas kepada prajurit yang akan berangkat bertugas selama 9 bulan di PNG dan selalu menjaga kekompakan serta persatuan di medan tugas operasi.

"Hari ini dengan iringan doa dan restu dari seluruh keluarga serta masyarakat Jember kita melepas pemberangkatan Prajurit kebanggaan kita, jaga kekompakan dan pulang dalam keadaan utuh karena keluarga serta masyarakat Jember menanti sampaikan salam kami untuk masyarakat Papua bahwa kita semua adalah Saudara," ujarnya

Pada kesempatan itu pula, bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini, juga menitipkan beberapa kebutuhan yang sangat dibutuhkan di Papua diantaranya buku kepada anak anak Papua sebanyak 322 buku dan bibit - bibit sayuran sebanyak 273 paket serta obat - obatan.

"Kenapa kami titipkan obat - obatan karena kami tahu, sewaktu kami mengunjungi prajurit yang sebelumnya bertugas, selain bertugas, prajurit juga memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat Papua, mudahan mudahan dukungan ini dapat membantu tugas para Prajurit." ungkapnya

Sementara itu Salah satu Prajurit yang akan diberangkatkan ke PNG Prajurit Kepala Mohammad Arif, dengan bekal latihan pra tugas di Banyuwangi yang selama ini dilakukan, prajurit dengan satu anak ini mengatakan lahir batin siap mengemban tugas memberantas Separatis di bumi Cendrawasih serta meninggalkan keluarga demi tugas Negara.

"Kami siap memberantas Separatis disana walau meninggalkan keluarga demi Negara Kesatuan Republik Indonesia." katanya di dampingi Istri dan satu anak perempuan yang masih berumur sekitar 6 tahun. (Yud).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga