Senin 29 November 2021

Bulan Desember, Holistic Caffe Expo 2021 Bakal Meriahkan Jember

Oleh Redaksi, PUBLIS

Saat pers confrence Puslitkoka bersama Pemkab Jember dan BI Jember, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID. JEMBER – Bulan Desember 2021, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) bersama Pemkab Jember, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember serta didukung Internasional Caffe Organization (ICO) akan menggelar Holistic Caffe Expo (HCE).

“HCE 2021 akan menghadirkan 16 narasumber dan diikuti 2000 peserta, didukung berbagai stakeholder mulai pemerintah, LSM, industri, akademisi, petani, pelaku kopi baik caffe maupun UMKM,” ujar Kepala Puslitkoka, Agung Wahyu Susilo saat pers confrence, Senin 29 November 2021.

Agung menegaskan, HCE ini akan menjadi even tahunan Kabupaten Jember yang diprakasai Puslitkoka dan Pemkab Jember, sehingga ke depan diharapkan dapat menjadi even unggulan selain Jember Fashion Carnafal (JFC).

“Kita semua tahu, tren konsumsi kopi setiap tahun terus meningkat terutama di kalangan anak muda. Hadirnya Holistic Caffe ini kita mencoba mengeksplore lebih jauh bagaimana kopi tidak sekedar sebagai minuman namun bagaimana bisnis berbasis komunitas kopi dapat mensejahterakan masyarakat mulai sektor hulu hingga hilir,” ungkapnya.

Semula, lanjut Agung, minum kopi menjadi kebiasaan masyarakat pedesaan. Namun, sekarang kopi mejadi budaya masyarakat perkotaan terutama generasi muda, perubahan budaya ini tentu perlu didukung supaya lebih baik lagi dan dikembangkan agar minum kopi menjadi life style sehingga bisa menggerakkan budaya lain.

Tidak kalah penting, sambung Agung, minum kopi itu nikmat dan membuat sehat, banyak kandungan dalam kopi selain cafein juga dapat meningkatkan imun tubuh bila mengetahui proses pembuatan kopi yang benar.

“Nantinya, HCE ini akan digelar mulai tanggal 1 Desember yang mana pembukaannya dilakukan secara daring mengingat kondisi kita masih Pandemi, dibuka oleh Bupati Jember. Dan, ada Fokus Group Discussion (FGD) dengan tema’Peningkatan Konsumsi Kopi Nasional’ untuk mengedukasi masyarakat,” paparnya.

Nantinya, di FGD akan dihadiri Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian dan Dewan Kopi Nasional. Jadi, kata Agung, FGD tersebut bertaraf nasional sebab juga melibatkan dari sektor hilir yang telah berhasil berbisnis kopi, melalui ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan kebijakan bagaimana meningkatkan konsumsi kopi domestik.

“Tanggal 6 Desember agendanya Menual Brewing V60 Competition, melibatkan para pelaku caffe di kota Jember yang cukup banyak dan finalisnya nanti akan kita undang acara wes wayae ngopi bareng di Pendopo tanggal 9 Desember di mana bupati mencanangkan ngopi bareng bersama masyarakat Jember,” ungkapnya.

Pada tanggal 14 Desember, lanjut Agung, akan ada diskusi Business Matching yang mana nantinya bagaimana petani bisa maching antara petani dan produsen, kopi seperti apa yang dibutuhkan sehingga petani bisa menyiapkannya dengan kualitas terbaik.

“Tanggal 16 nanti semua petani kopi seluruh Indonesia akan hadir secara daring untuk mempresentasikan kelebihan kopi daerahnya,” ungkapnya. Agung berharap, tahun depan Holistic Coffe dapat digelar secara langsung sehingga masyarakat dapat benat-benar mengikuti dan merasakan secara langsung HCE.

Reporter: Robith Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga