Jumat 28 Mei 2021

Aneh, Setelah Mengeroyok, Dhofir Justru Dilaporkan Debt Collecltor ke Polisi

Oleh Redaksi, PUBLIS

Dhofir disampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bangsalsari, Doc: Fahmi for Publis

PUBLIS.ID, JEMBER - Biasanya, korban melaporkan ke polisi karena di aniaya. Namun, tidak dengan musibah yang menimpa Dhofir, sebagai korban dugaan penyerangan oleh sekelompok 'Debt Collector' yang kemudian mengeroyoknya di rumahnya sendiri, Dhofir justru dilaporkan ke Polsek Bangsalsari.

Meski membela diri, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesua (LPKNI) ini justru dilaporkan Debt Collector telah melakukan penganiayaan. Makanya, kuasa hukum Dhofir menyebut laporan kepada kliennya tidak relevan, "Sebab, mereka mendatangi klien saya yang seorang diri di rumahnya," ujar Nasimatur Rahmah usai mendampingi Dhofir di periksa di Mapolsek Bangsalsari, Jum'at 28 Mei 2021.

Menurut Rahmah, motif pelapor hendak merampas mobil, sementara kliennya seorang diri di rumahnya. Makanya, kata dia, pelaporan oleh Debt Collector disebutnya tidak relevan sebab tiga orang melawan satu orang.

Kuasa hukum dari Andik Suryo salah seorang dari 3 (tiga) Debt Collector yang melapor hal tersebut, Lutfian mengatakan sedang mencari solusi, bagaimana perkara ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. Namun hal itu, kata dia butuh waktu dan pertimbangan dari pihak pelapor maupun terlapor.

Lutfian berkata, poin terpenting dalam pelaporan atas dugaan pemukulan (Penganiayaan) klaiennya yang dilakukan oleh seorang nasabah. Dia pun menjelaskan dari tiga orang, satu orang yang melaporkan. “Namanya pelapor, ya korbannya, satu orang yang menjadi korban saat waktu kejadian,” cetusnya.

Atas pelaporan tersebut, Kapolsek Bangsalsari AKP I Putu mengatakan, pihaknya akan berusaha memediasi kedua belah pihak. Namun masih harus koordinasi terlebih dahulu dengan Polres Jember. “Karena ada dua titik pelaporan, di Polsek dan Polres, jadi kita harus berkoordinasi dulu dengan Polres dan hasil tunggu kesepakatan, ” bebernya

I Putu mengaku, hanya menagani perkara yang mengarah di Pasal 352 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan ringan. “Kalau untuk pengalihan objek Yudisial dan penadahannya, terserah dari pihak Finance, apakah mau melaporkan terserah sesuai dengan TKP-nya, kalau Polsek Bangsalsari hanya penganiayaannya,” tandasnya. 

Reporter: Robith Fahmi
Publiser: Ammar

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga