Minggu 06 Desember 2020

Aktif Kembali, Bupati Faida Langsung Tangani Covid-19

Oleh Redaksi, PUBLIS

Bupati Faida saat mengecek data bersama Dandim dan Kapolres.

PUBLIS.ID, JEMBER - Setelah 72 hari cuti kampanye, dr. Faida kembali aktif menjadi Bupati Jember dan langsung berkoordinasi dengan Dandim serta Kapolres untuk menangani Covid-19 yang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa minggu ini, Minggu 7 Desember 2020.

"Alhamdulillah hari ini saya kembali punya tanggung jawab sebagai ketua penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, setelah 72 hari cuti di masa kampanye dan kemarin adalah hari terakhir masa kampanye, dan hari ini hari pertama saya dan saya mengambil sikap yang paling penting adalah urusan keselamatan masyarakat," ujarnya di Pendopo Wahyawibawagraha kepada sejumlah media.

Hari ini, di Pendopo Wahyawibawagraha lantai 2 (dua) ini Bupati Faida bersama Dandim dan Kapolres hadir dalam rangka mempelajari data-data yang ada terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Jember yang mengalami peningkatan signifikan dalam jangka waktu 1 (satu) bulan terakhir. Peningkatan jumlah positif Covid-19 ini mengalami kenaikan jauh lebih tinggi dibanding 8 (delapan) bulan sebelumnya.


"Angka kematian dalam 1 (satu) bulan terakhir ini, angkanya jauh meningkat daripada 8 (delapan) bulan sebelumnya, dan kondisi rumah sakit dalam keadaan sudah terisi penuh semuanya. Oleh karenanya, kita dapatkan hari ini untuk mengambil langkah-langkah dalam menyikapi hal ini," ungkap dr. Faida.


Beliau mengaku sudah menerima laporan dari Rumah Sakit Dokter Soebandi, dan Dinas Kesehatan yang telah mensurvei beberapa hotel yang sudah disiapkan sebagai tempat untuk merawat darurat pasien-pasien yang tidak perlu dirawat di rumah sakit tapi perlu penanganan dalam kondisi isolasi yang lebih layak untuk memutus mata rantai penularan.

"Kita mendapatkan data-data yang ada di Jember hari ini hanya 11 (sebelas) kecamatan yang orange, tidak satupun Kecamatan yang kuning, dan hijau dan didapati ada 20 (dua puluh) kecamatan dalam kondisi merah. Hari ini kami akan mengurai peta tersebut untuk peta desa agar kita bisa melokalisir daerah-daerah yang hijau agar dipertahankan," jelasnya.

Bupati Faida menyampaikan bila akan memetakan persiapan lapangan dan koreksi-koreksi atas kondisi hari ini dan besok pagi akan koordinasi lebih lanjut untuk mengambil langkah selanjutnya juga untuk dalam rangka persiapan bulan Januari 2021 nanti ada kemungkinan sebagian wilayah tidak bisa memulai pembelajaran tatap muka.

"Bila dimungkinkan oleh karenanya saya juga meminta dari sini untuk mengecek keadaan di lapangan persiapan-persiapan masing-masing sekolah baik negeri maupun swasta termasuk kondisi-kondisi wastafel yang di pasang di fasilitas umum dan Pondok Pesantren dan saya meminta dari tim TNI dan Polri untuk bersinergi mengecek bersama-sama di lapangan untuk data tersebut menjadi acuan langkah kita selanjutnya," tegasnya. (Fahmi).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga