Selasa 19 Mei 2020

4 Pasien Positif Corona di Jember Terpapar saat Ijtima Ulama di Goa

Oleh Redaksi, PUBLIS


PUBLIS.ID, JEMBER - Penambahan pasien positif corona di Jember dalam sehari begitu signfikan, dari semula 18 orang menjadi 24 orang bertambah 6 orang. Keempat pasien dari 6 orang, diduga tertular saat mengikuti ijtima ulama di Goa Makassar Sulawesi Selatan.

Bupati jember dr Faida MMr mengatakan, empat dari enam orang penambahan pasien positif di Kabupaten Jember pernah mengikuti kegiatan Ijtima Ulama di Goa Makassar Sulawesi selatan.

Keempatnya pasien positif Covid 19 termasuk yang terkonfirmasi ke 20 yakni laki-Laki berumur 31 tahun asal desa Andongsari kecamatan Ambulu,berdomisi di Perumahan Mastrip Jember, pekerjaan rental dengan satus awal Orang Tanpa Gejala (OTG)

Pasien berangkat dari Jember ke Goa Makassar pada tanggal 18 Maret 2020 dan tiba di Gowa, Makassar pada tanggal 19 Maret 2020, setelah 2 hari kemudian pada Tanggal 24 Maret 2020, perjalanan pulang menggunakan kapal laut.

“Dan sampai di Tanjung Perak – Surabaya tanggal 25 Maret 2020 dilanjutkan dengan perjalanan darat dengan sewa kendaraan mobil bersama 10 orang dan pada tanggal 26 maret 2020,” ujarnya.

Ketika Lanjut Faida, pada tanggal 27 Maret 2020, pasien berobat di Klinik Jember karena mengeluhkan radang tenggorokan dan mata merah, pada tanggal 01-02 April 2020 pulang ke Rumah di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. “Pada Tanggal 4 dan 5 Mei 2020 dilakukan pengambilan Swab di rumah sakit. Tanggal 17 Mei 2020 dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya

Pasien positif kedua terkonfirmasi kasus ke 21 yakni, laki-laki umur 42 tahun asal Curahtakir kecamatan Tempurejo diriwayatkan pasien 21 pulang dari Gowa Makasar satu mobil dengan pasien positif awal yakni pasien covid ke -16.

Ketiga pasien positif Covid yang terkonfirmasi ke 22 yakni laki-laki umur 60 tahun asal Cumedak, Sumberjambe, riwayat sempat bepergian mengikuti Ijtima Ulama ke Gowa, Makassar.

Sementara, pasien keempat positif corona adalah pasien kasus ke-23 Terkonfirmasi Covid-19. Pasien tersebut adalah lelaki umur 30 tahun Krajan, Sempusari berdomisi di Wirowongso – Ajung

Status awal OTG tapi sempat bepergian mengikuti Ijtima Ulama Ke Goa, Makasar. Pada tanggal 5 dan 6 Mei 2020 dilakukan pengambilan Swab di RS dan tanggal 17 Mei 2020, pasien dinyatakan Positif Covid 19

“Ketiga pasien tersebut pada tanggal 4 dan 5 Mei 2020 dilakukan pengambilan Swab di RS dan pada tanggal 17 Mei 2020 dinyatakan positif Covid-19,” terang Faida

Sedangkan 2 orang yang lain yang tidak mengikuti Ijtima Ulama di Goa makasar yakni seorang laki berumur 55 Tahun warga Balung Lor, Kecamatan Balung yang pulang dari Malaysia dan seorang Laki-Laki, 71 Tahun warga Patrang.

“Warga patrang ini tidak mempunyai riwayat perjalanan dan kontak langsunng dengan pasien Covid – 19,” ungkap Faida

Maka dari itulah, Faida menegaskan, menegaskan kabupaten Jember harus ekstra waspada dan jangan meremehkan penyebaran Covid – 19, lantaran penyebaran virus ini terus meluas dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Penambahan positif corona tersebut, banyak yang statusnya OTG, Total status OTG di Jember sebanyak 413 orang,” tegasnya.

Diketahui berdasarkan update data dari gugus depan percepatan penanganan Covid – 19 kabupaten Jember tanggal 17 Mei 2020 yakni 4 warga dinyatakan sembuh dan 18 warga lainnya masih dalam perawatan dan dua meninggal dunia.

Sedangkan tatus PDP 133 orang, 52 orang selesai pengawasan dan 44 orang masih dalam pengawasan untuk jumlah ODP mencapai 1.236 dengan rincian 953 orang selesai pemantauan dan 247 orang masih dalam pemantauan.

“Yang cukup menggembirakan, jumlah ODR trendnya mengalami penurunan, dari total jumlah ODR sebanyak 32.121 orang, sebanyak 30.434 orang selesai dipantau dan tersisa hanya 1.580 orang,” pungkas Faida (RF/Yud).


Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga