Sabtu 23 Mei 2020

24 Orang di Jember Dinyatakan Reaktif, 6 Orang Menolak Dilakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut

Oleh Redaksi, PUBLIS


PUBLIS.ID, JEMBER - Seiring dengan ditemukannya satu orang positif klaster Gowa yang tinggal di lingkungan perumahan Mastrip, maka dilakukan upaya tracking dengan melakukan rapid test massal di lingkungan perumahan, Jum'at 22 Mei 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Gatot Triyono mengatakan,
rapid test massal tersebut merupakan, "upaya tracing kontak kluster Gowa”, ujar Gatot, Sabtu 23 Mei 2020.

Kata Gatot, hasil rapid test 24 orang dinyatakan reaktif dari 46 orang yang menjalani Rapid Test. "Tapi ini baru hasil rapid, belum bisa dikatakan yang bersangkutan positif COVID-19 lho ya", tegas Gatot yang juga juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19

Selanjutnya, sambung Gatot, dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit bagi yang hasil rapis tesnya reaktif. Dilakukan cek darah lengkap, foto thorax dan dilakukan swab untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak.

Gatot menyebut 6 orang menolak dilakukan pemerikaaan lebih lanjut dari 24 orang yang hasilnya reaktif. Bahkan, tidak semua bersedia dilakukan rapid test. Oleh karenanya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 meminta kepada masyarakat untuk kooperatif. "Tidak ada yang perlu ditakuti. Ini upaya menjaga kesehatan bersama" pesan Gatot.

Pemerintah bersama TNI dan Polri akan melakukan langkah persuasif kepada masyarakat. "Kami lakukan pendekatan persuasif agar semua yang kontak erat bersedia dites. Hari ini akan dilanjutkan pendataan kepada keluarga dari 24 orang yang dinyatakan reaktif. Ini bagian dari upaya tracing," jelas Gatot. (*)


Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga