Selasa 11 Agustus 2020

10 Tahun Buron Kasus Korupsi P2SEM, Ahmad Fauzi Diringkus di Ambulu, Jember

Oleh Redaksi, PUBLIS

Ahmad Fauzi Zamroni saat di Kejaksaan Negeri Jember, Doc: Istimewa

PUBLIS.ID, JEMBER - Kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Provinsi Jawa Timur tahun 2008, kembali naik ke publik setelah setelah terpidana Ahmad Fauzi Zamroni berhasil diringkus di rumahnya.

Info yang berhasil dihimpun Publis.id, Selasa 11 Agustus 2020, Ahmad Fauzi Zamroni berhasil diringkus Tim Pidsus Kejari Surabaya, Tim Intelijen Kejari Surabaya dibantu Kejari Jember di rumahnya Dusun Sumberan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Ambulu.

Terpidana dieksekusi berdasarkan putusan PN Surabaya No. No. 3088/Pid.B/2010/PN SBY dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda 50 juta subsider 4 bulan penjara dan membayar uang pengganti Rp. 415.000.000.

Terpidana terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) , pasal 3 jo. pasal 18 UURI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UURI No. 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo. pasal 55 ayat (1) KUHP dalam perkara tipikor pelaksanaan Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Prov. Jatim pada Panitia Gerakan Surabaya Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat pada tahun 2008.

Terpidana telah dilakukan pencarian oleh Jaksa Eksekutor namun tidak diketahui keberadaannya. Jaksa memasukkan terpidana dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi buron selama hampir 10 tahun.

Infonya, selama menjadi buron terpidana berpindah-pindah tempat ke berbagai kota bahkan sampai ke luar pulau Jawa. Tim Intelijen Kejari Surabaya memperoleh informasi akurat terkait keberadaan terpidana dan melakukan pemantauan selama 3 hari dan akhirnya dapat dilakukan penangkapan pada hari ini.

Setelah dilakukan penangkapan, terpidana dibawa ke kantor Kejari Jember untuk proses administrasi dan selanjutnya  dibawa ke Lapas Kelas IIA Jember untuk menjalani pidana badan. (Fahmi)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga