Sabtu 24 Februari 2018

PSI Bandar Lampung Dukung ASN Netral Pada Pilgub Lampung 2018

Oleh , PUBLIS

Doddie Irawan, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung

PUBLIS.ID, Bandarlampung - Tanggal  27 Juni 2018 akan menentukan arah pembangunan Lampung ke depan. Dari beberapa nama  calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur yang ada, sama-sama kita ketahui ada beberapa yang merupakan kepala daerah pada wilayahnya, walaupun saat ini telah menempuh cuti kampenye.


Beberapa nama tersebut adalah M. Ridho Ficardo Gubernur Lampung petahana, Chusununia Halim Bupati Lampung Timur, Mustafa Bupati Lampung Tengah, dan Herman HN Walikota Bandar Lampung.  Peta politik cagub dan cawagub kali ini tentunya menimbulkan opini publik bahwa akan terjadi “pertempuran keras” pada masing-masing wilayah dan tim pemenangan masing-masing calon.


Hal ini bisa berdampak pada terjadinya gesekan horizontal di masyarakat. Bayangkan jika ASN melakukan kerja-kerja politik untuk salah satu pasangan calon melalui intervensi kekuasaan maka dapat dipastikan akan terjadi benturan sesama tim sukses pasangan calon yang lain.  Disamping itu pengerahan ASN untuk kepentingan politik pasangan calon merupakan pengkhianatan terhadap profesionalitas ASN sebagai abdi negara yang seharusnya bersifat netral walaupun hak pilih pribadinya tetap melekat. Cara-cara penggalangan ASN untuk kepentingan politik tertentu inilah yang membuat demokrasi kita menjadi tidak bermartabat dan tercela.


Saat dihubungi melalui telpon selularnya, Doddie Irawan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung mengamini hal serupa. Kontestasi pilkada seharusnya menjadi saluran demokrasi yang bermartabat dan tidak tercemar oleh cara-cara curang, manipulatif dan yang paling parah pengerahan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tujuan-tujuan politik tertentu. Pihaknya mengapresiasi langkah yang diambil oleh Plt. Walikota Bandar Lampung Yusuf Kohar yang dengan cepat mengambil sikap tegas pada jajarannya untuk wajib bersikap netral pada pilgub 2018 mendatang.  Netral maksudnya adalah ASN dilarang terlibat aktif dalam misi-misi politik cagub dan cawagub apalagi sampai pada penggalangan politik menggunakan intervensi kekuasaan atau pemerintahan.  Bisa kita lihat himbauan dari Plt Walikota Yusuf Kohar yang mewajibkan ASN untuk netral secara institusi terdapat pada tiap-tiap kantor pemerintahan sampai di tingkat kelurahan.


Saatnya anak muda mempersipakan diri dan menempa kualitas diri untuk ikut ambil bagian di dalam mengisi ruang demokrasi kita.  Ayo anak-anak muda Lampung kita kawal pesta demokrasi pilgub 2018, biarkan rakyat memilih dengan kesadaran politiknya, bukan karena tekanan, janji, apalagi iming-iming materi.

Baca Juga