Senin 16 April 2018

Pemkab Inhil Selenggarakan Duta GenRe dan Ajang Kreatifitas Remaja Tahun 2018

Oleh Redaksi, PUBLIS

Doc Rhama Melo

PUBLIS.ID, INHIL - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyelenggarakan Duta GenRe dan Ajang Kreatifitas Remaja se Provinsi Riau Tahun 2018

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H. Said Syarifuddin di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Senin (16/4/2018) pagi. Dihadiri Kasdim 0314/Inhil, Wakapolres Inhil dan perwakilan Forum Komunikasi Daerah Kabupaten Inhil lainnya.

Terdapat 300 orang remaja yang berasal dari 11 Kabupaten dan Kota se - Provinsi Riau di mana Kabupaten Inhil sebagai penyelenggara. Para remaja ini terhimpun dalam Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Riau.

Sekda Kabupaten Inhil, H. Said Syarifuddin menjelaskan, program GenRe merupakan perwujudan dari salah satu Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yakni melakukan revolusi karakter bangsa.

Revolusi karakter bangsa ini, Kata Said, diawali dengan upaya melakukan revolusi mental. Revolusi mental, direalisasikan melalui langkah mengubah cara pandang, pola pikir, sikap dan perilaku serta membangun kesadaran dan optimisme manusia.

Said mengatakan, seluruh tahapan untuk mencapai salah satu klausul dari Nawacita Presiden Joko Widodo tersebut dapat dilakukan oleh para remaja. Sebab remaja memiliki peran penting dalam melaksanakan revolusi mental.

Maka dari itu, sambung Said, sebagai sebuah program dari Pemerintah Pusat, kehadiran GenRe sebagai wadah berhimpun para remaja harus dapat benar - benar berkontribusi terhadap upaya revolusi mental.

"Kalian (Remaja, red) yang berada dalam GenRe adalah generasi emas, generasi unggul," tukas Said. Sebagai remaja, terutama yang terhimpun ke dalam GenRe, seyogyanya menjauhi tiga hal yang dapat merusak masa depan, yakni Nikah Usia Dini, Seks Bebas dan Narkoba.

Said menjelaskan, pernikahan dibawah batas usia ideal akan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi pasangan. Contohnya, bagi perempuan yang menikah di bawah usia 21 tahun akan beresiko buruk terhadap kesehatan reproduksi.

"Batas usia ideal menikah itu bagi perempuan adalah di atas 21 tahun, sedangkan bagi laki - laki diatas 25 tahun," jelas Said. Selain itu, Said juga menekankan kepada para remaja agar dapat menjauhi aktifitas seks bebas dan penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan anak bangsa.

"Seorang penyalahguna narkoba itu bukanlah seseorang yang gaul. Mereka adalah seorang penakut untuk tampil di muka umum secara sadar. Jauhi itu semua," tegas Said.

Terakhir, Said berpesan kepada para pembina remaja GenRe agar dapat mempertahankan pola pembinaan yang telah diterapkan selama ini. Dengan pola tersebut, Said menilai, para remaja GenRe akan tampak semakin kreatif.

"Remaja kita punya potensi, tinggal kembangkan saja. Organisir pembinaan bagi para remaja," tandas Said.

Pada pemilihan duta GenRe dan ajang kreatifitas remaja Provinsi Riau tahun 2018 ini, terdapat sejumlah rangkaian acara yang dilakukan, beberapa diantaranya adalah pelantikan Forum GenRe Provinsi Riau masa bhakti 2018 - 2019, performa seni dan pendirian stand oleh GenRe setiap Kecamatan Kabupaten Inhil.

Pada pembukaan kegiatan yang diagendakan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 15 sampai 18 April 2018 ini, juga dihadiri Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Riau, H Yenrizal Makmur, SP., MM. (Rhama Melo).

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga