Kamis 22 Februari 2018

Pemerintah Kabupaten Jember Akan Tuntaskan Program Imunisasi Difteri

Oleh Fahmi Robith, PUBLIS

PUBLIS.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember bertekad akan segera menyelesaikan program imunisasi Difteri dengan melaksanakannya di sekolah-sekolah dan pondok pesantren.

Pemkab Jember, Kamis (22/2/1018) juga melakukan sosialisasi sekaligus bagian dari untuk menuntaskan program Difteri di Gedung Serba Guna, Kompleks Gor, Kaliwates, Jember.

Bupati Jember, dr. Faida MMR., pada sejumlah media mengatakan, pemkab bertekad untuk menuntaskan program difteri dari 680.545 anak usia 1-19 tahun dengan 7.232 Pos Pelayanan Outbreak response immunization (ORI) Difteri.

Acara tersebut, dihadiri Dandim 0824 Letkol. Inf. Arif Munawar, Kepala RS. Baladhika Husada (DKT), Letkol Ckm. dr. Masri Sihombing, Kadis Kesehatan dr. Siti Nurul Qomariyah, Muspika se-Kabupaten Jember dan rekor se-Kabupaten Jember.

Karena ini, kata Faida, menyangkut hak anak yang harus dipenuhi, sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya difteri. Maka, sudah seharusnya dapat segera dituntaskan.

Menurut Faida, Kabupaten Jember masih relatif aman karena hingga saat ini diduga masih terdapat empat orang penderita suspect difteri dan 35 orang yang kontak dengan empat orang penderita. Namun, setelah dicek hasilnya semuanya negatif.

Meskipun demikian, sambung Faida, penderita Difteri di Indonesia, 40% berasal dari Jawa Timur dan Kabupaten Jember adalah bagian dari Jawa Timur sehingga pemkab akan terus berupaya maksimal untuk melindungi masyarakat dari bahaya difteri.

Bahkan, lanjut Faida, untuk sekolah yang sudah 100% siswanya terimunisasi difteri akan diberi sertifikasi, "Sertifikasi itu sendiri sebagai salah satu prasyarat dalam mengajukan pembangunan sekolah baik pembangunan skala ringan, sedang maupun berat, ini merupakan bagian dari upaya kita." Tutur dr. Hj. Faida MMR. 

Fahmi Robith

Write is my life

Baca Juga