Senin 05 Februari 2018

PC PMII Jember Kutuk Pencemaran Nama Baik Oleh Segerombolan Mahasiswa

Oleh Fahmi Robith, PUBLIS

PC PMII Jember. (FOTO: Fahmi/PUBLIS.ID)

PUBLIS.ID, Jember - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengutuk aksi segerombolan mahasiswa pencatut nama lembaganya yang diduga didatangkan oleh PT. Seafer Sumber Rejeki berikut antek-antek lapangan yang diduga telah merampas lahan petani berem Sumberjo.

Dalam keterangan rilisnya, Senin (5/1/2018) di gedung PCNU Kaliwates, PC PMII Jember menyebut gerombolan mahasiswa yang mencatut nama PMII tersebut diduga diorganisir oleh PT. Seafer Sumber Rejeki pada hari Jum'at tanggal 2 Februari 2018. Menurutnya, perilaku demikian sangat fatal dan selanjutnya akan disikapi serius secara kelembagaan.

Sejak awal, di rilisnya, sikap PC PMII hadir ke Desa Sumberjo pada medio November 2017, sudah menyatakan sikap mengawal petani agar PT. Seafer Sumber Rejeki menghentikan aktivitasnya. "Komitmen itu dibuktijan dengan kegiatan-kegiatan perlawanan PC PMII Jember yang bergandengan bersama petani baik istighosah mendoakan kemenangan kaum mustad’afin maupun melalui aksi turun jalan ke kantor DPRD Jember juga Pemkab Jember," dalam keterangan rilisnya.

Kemudian, secara tiba-tiba, Jum'at 2 Februari 2018 ada pertemuan yang diadakan PT. Seafer Sumber Rejeki untuk membahas langkah ke depan di perahu pengangkut alat berat Desa Sumberjo, dihadiri sepuluh mahasiswa mengaku anggota PMII. Namun, setelah PC PMII Jember melakukan penelusuran, pengorganisasi diduga didalangi oleh oknum bernama Samsul Hadi.

Oknum yang berasal dari pegiat sayap kepemudaan partai politik tersebut, kata PC PMII Jember, merupakan aktor utama dibalik peristiwa pencatutan nama PMII. Sehingga, mencoreng citra PMII yang sejak awal tidak berubah untuk mendampingi petani menyelematkan lahan pertaniannya.

Menurut PC PMII Jember, segerombolan mahasiswa tersebut tidak lebih dari mahasiswa biasa yang mendapatkan iming-iming kerja maupun keuntungan material dari perusahaan pengelola tambang udang. Bila ada kader diantara segerombolan tersebut, maka lembaga akan menindak dengan tegas. Bila dirasa perlu, PC PMII akan membawa kasus pencatutan tersebut ke ranah hukum dan kemungkinan juga menyasar pada PT. Seafer Sumber Rejeki.
  

Fahmi Robith

Write is my life

Baca Juga