Rabu 01 November 2017

Mufti Menk Dilarang Masuk dan Berceramah di Singapura

Oleh , PUBLIS

Mufti Menk Da'i Internasional asal Zimbabwe. (FOTO: INSTAGRAM)

PUBLIS.ID, Singapura - Singapura telah melarang seorang ulama terkenal asal Zimbabwe Mufti Ismail Menk dan Haslin bin Baharim pengkhotbah asal Malaysia memasuki negara tersebut dikarenakan klaim dari Kementerian Dalam Negeri Singapura yang mengatakan bahwa ajaran mereka mempromosikan “ketidakharmonisan antara Muslim dan non- Muslim”. 

“Pandangan mereka tidak dapat diterima dalam konteks masyarakat multi-ras dan multi-agama di Singapura,” kata kementerian dalam negeri tersebut seperti yang dikutip oleh Al Jazeera.


Iklan2


Mufti Menk yang memiliki lebih dari dua juta pengikut di Twitter, serta Haslin bin Baharim, memang dijadwalkan untuk mengisi ceramah "road trip" disebuah kapal pesiar yang berlayar dari Singapura menuju Banda Aceh pada tanggal 25 sampai dengan 29 November 2017 ini seperti yang dijadwalkan oleh situs Islamic Cruise.


BACA JUGA:

Sultan Johor Haramkan Mufti Menk dan Haslin bin Baharim

KepolisianChina Larang Muslim Uighur Simpan Sajadah dan Al-Quran


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengatakan pada Selasa (31/10) bahwa negaranya tidak akan menghentikan kedua penceramah tersebut untuk berbicara di depan umum, lapor The Straits Times.

“Sejauh ini, kedua tokoh ini tidak menyarankan apapun yang bertentangan dengan pemahaman kita tentang keragaman budaya dan agama hingga menyebabkan ketegangan sosial, ras dan agama di Malaysia,” kata Zahid, yang juga wakil perdana menteri, kata kantor berita Bernama. “Sejauh ini, Malaysia puas dengan apa yang mereka lakukan dan tidak berniat melakukan tindakan serupa [seperti Singapura] karena mereka tidak salah di mata kami.”

Mufti Menk, seorang Ulama terkemuka dan penceramah internasional, adalah direktur Daarul Ilm (Pusat Pendidikan Islam) dari Majlisul Ulama, sebuah organisasi kesejahteraan Islam yang melayani kebutuhan populasi Muslim Zimbabwe ini dilarang karena melarang umat islam mengucapkan selamat hari raya Natal dan selamat hari raya Deepavali.

Baca Juga