Rabu 07 Maret 2018

Mengulang Peristiwa Rengasdengklok

Oleh Redaksi, PUBLIS

PUBLIS.ID, Jember - 'Jas Merah' begitu kata presiden pertama Ir. Soekarno agar tidak melupakan sejarah. Namun, bagi pelajar sejarah adalah pelajaran yang membosankan sehingga guru harus memiliki metode tersendiri agar pelajaran sejarah dapat dikemas lebih menarik.

"Belajar sejarah tidak harus selalu dalam kelas," begitu kata Arif Hidayana S.Pd untuk mengatasi kejenuhan belajar sejarah, Selasa (6/3/2018). Sebab menurut Arif, sejatinya belajar haruslah menyenangkan, guru harus kreatif dan pandai memilih strategi belajar, misal menggunakan strategi paikem.

Jadi, sambung Arif, belajar bisa dilakukan di luar kelas, tujuannya untuk meningkatkan semangat belajar siswa, "Khususnya agar siswa lebih mudah memahami dan senantiasa ingat, tidak mudah dilupakan," ujar guru sejarah SMA Muhammadiyah tersebut.

Hari ini, lanjut Arif, dirinya mencoba mempraktekkan peristiwa sejarah rengasdengklok bersama murid-muridnya. "Dengan mendramakan ini, siswa tidak hanya sekedar mempelajari dan memahami peristiwa sejarah melainkan juga mengulang dalam bentuk drama agar mereka lebih menghayati sejarah," ujar Arif.

"Alhamdulillah anak-anak sangat senang dengan menggunakan strategi drama dalam pembelajaran sejarah ini, bukan tidak mungkin nantinya tidak hanya dilakukan untuk kelas XI Bahasa dan IPA melainkan juga kelas lainnya," kata Arif.

Silain tempat, salah satu siswa jurusan IPA, Amalia mengatakan, "Senang bisa merasakan pembelajaran yang kreatif dengan bermain drama peristiwa sejarah, dengan begini kami bisa lebih faham bahkan hafal nama-nama tokoh yang terlibat dalam peristiwa sejarah rengasdengklok,"

Lanjut Amalia, "Bila dalam Kelas terus kami bosan tapi jika di luar kami merasa sangat senang apalagi dengan guru layaknya bu Arif Hidayana, selama ini beliau guru yang selalu memberi semangat, selalu menasehati kami dan termasuk guru yang strong dengan cara mengajarnya," pungkasnya. (RF)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga