Rabu 04 Juli 2018

Kepala Kejaksaan dan Ketua Pengadilan Inhil Disambut Tepuk Tepung Tawar

Oleh Redaksi, PUBLIS

Kepala Kejaksaan dan Ketua Pngadilan saat melakukan prosesi tepuk tepung tawar / Doc Rhama Melo

PUBLIS.ID, INHIL - Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir (Inhil), Susilo dan Ketua Pengadilan Negeri Indragiri Hilir Khoirunnas, resmi menjadi nahkoda kejaksaan dan pengadilan setelah melalui proses serah terima jabatan (sertijab) beberapa waktu yang lalu. Hari ini, mereka disambut dengan prosesi tepuk tepung tawar yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhil.

Bismillahhirahmanirrahim terbit dari pada hati yang salim, mendapat surga Jannatinnaim dengan karunia Rabburrahim....

Alhamdulillahirabbil alamin, mengikut sabda Saidina Mursalim, dapat syafa’at sekalian Mu’min, masuk surga Bislamun Aminin.....

Demikian lantunan bait demi bait syair ibarat 'Khabar Kiamat' bersenandung indah di tengah majelis jemputan, di mana shalawat nabi dan marhaban juga turut dilantunkan. Tepuk tepung tawar merupakan salah satu adat istiadat masyarakat Melayu Riau, biasa dipragakan dalam momen-momen tertentu, termasuk penyambutan tamu kehormatan.

Ketua dewan pengurus harian LAMR, Datuk H. Alimuddin, Rabu (4/7/2018) mengatakan, posesi tepung tawar yang telah menjadi adat istiadat di Bumi Lancang Kuning', khususnya 'Negeri Seribu Parit', Kabupaten Inhil ini dilakukan guna menyambut kedatangan para 'tamu' kehormatan daerah, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil.

"Ini (Tepung Tawar, red) menjadi pertanda telah diterimanya kehadiran bapak Kajari dan Ketua Pengadilan Agama di Kabupaten Inhil. Kami beserta masyarakat akan senantiasa siap membantu bapak - bapak dalam bertugas," ujar Datuk H. Alimuddin.

Satu per satu, mulai dari Bupati Inhil, unsur Forkopimda dan Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau maju menghadap Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil yang duduk di singgasana kehormatan dengan pakaian melayu lengkap disertai tanjak untuk menaburkan bunga setaman, memercikkan gulungan daun sidingin - dingin, mengoleskan tepung bersa dan menyuapkan sejemput pulut kuning.

Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Susilo yang 'ditepung tawari' oleh sejumlah unsur Forkopimda dan Pengurus LAMR Inhil, mengaku senang dengan gelaran tepuk tepung tawar yang diselenggarakan LAMR Inhil. "Ini menandakan kami telah diterima oleh masyarakat Inhil secara luas," katanya pada Publis.id usai acara.

Sementara Ketua Pengadilan Agama Inhil, Khairunnas mengaku belum pernah mendapatkan doa dari prosesi tepuk tepung tawar. Meski demikian, momen tepuk tepung tawar yang dilangsungkan ini menjadi sesuatu yang dianggap membahagiakan bagi Dirinya. "Saya telah lama bertugas di Inhil, namun sebagai Wakil Ketua (Pengadilan Agama, red) belum pernah didoakan seperti ini. Terasa nikmat dengan adanya acara ini. Merasa sangat dihormati oleh masyarakat," katanya.

"Upacara tepung tawar ini merupakan ketulusan dan kepolosan hati masyarakat Inhil menerima kehadiran bapak Susilo dan Bapak Khairunnas untuk menjalankan tugas. Sekaligus dalam prosesi ini, kita menyelipkan doa agar Bapak - Bapak senantiasa diberi kesehatan oleh Allah SWT," kata Bupati Indragiri Hilir, HM. Wardan saat diberi kesempatan sambutan.

Wardan meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil untuk tidak menyalahatibkan prosesi tepuk tepung tawar sebagai upaya 'memelayukan', melainkan prosesi tersebut merupakan sebuah upaya melestarikan budaya.

"Siapapun orangnya, apapun sukunya, mereka yang ditepung tawari sudah menjadi masyarakat melayu Riau, bukan dalam arti kesukuannya, tapi budayanya," terang HM. Wardan. (ADV/Rhema Melo)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga