Selasa 10 April 2018

Ingin Audiensi Tidak Ditemui, Mahasiswa IAIN Jember Ancam Lakukan Demonstrasi

Oleh Redaksi, PUBLIS

Sejumlah mahasiswa dari Intra kampus yang hendak melakukan audiensi namun tidak ditemui / Doc Robith Fahmi

PUBLIS.ID, Jember – Sejumlah aktivis mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember merasa kecewa setelah hendak melakukan audiensi tidak ditemui oleh pihak kampus. Mulai dari Republik Mahasiswa (RM), Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF), Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F) dan 10 lembaga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) mengancam akan melakukan aksi demonstrasi.

 

Hal tersebut disampaikan Penanggung Jawab audiensi, Sofwen pada Publis.id di ruang akademik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Jember, Senin (9/4/2018) sore.

 

Sofwen dan mahasiswa lainnya merasa kecewa lantaran tidak ditemui Dekan FITK dan jajaran lainnya, mulai dari Wakil Dekan I, II dan III. Padahal, Sofwen merasa sudah mengajukan surat permohonan audiensi pada Akademik Fakultas sebelumnya. Catatan Sofwen, dirinya bersama aktivis mahasiswa lainnya, menunggu sejak pukul 13.00 sampai puku 17.00 WIB.

 

“Surat permohonan Audiensi sudah dikirim ke kantor Akademik Fakultas hari Rabu lalu. Di sana, kami ditemui Wakil Dekan, Faizin, Imron, dan Sarwan, mereka bahkan berjanji akan memenuhi permohonan kami,” katanya.

 

Namun nyatanya, sambung Sofwen, dirinya bersama sejumlah mahasiswa yang hendak audiensi ketika ke akademik, tidak ada satu pun yang menampakkan batang hidungya, mulai dari Dekan dan Wakil Dekan. Hanya ditemui oleh salah satu birokrat fakultas, Hafiezd.

 

Sofwen menjelaskan, tujuannya audiensi tersebut untuk memberikan masukan dan saran serta mencari solusi bersama-sama dengan pihak kampus agar persoalan dan berbagai kelemahan segera teratasi, baik itu dari segi fasilitas, anggaran dan kerancuan kurikulum.

 

“Oleh karena audiensi tidak ditemui dan Dekan pun saat dihubungi tidak merespon. Terpaksa kedepan kita akan turun aksi demonstrasi untuk memboikot kantor akademik FTIK,” ancam Sofwen. Sementara Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Abdullah Syamsul Arifin melalui peserta audiensi saat dihubungi via WhatsAap tidak mendapatkan jawaban. (RF)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga