Kamis 03 Mei 2018

Hardiknas Ke – 110, PJ Bupati Pimpin Upacara

Oleh Redaksi, PUBLIS

PJ Bupati Inhil, Rudyanto saat menyalami siswa usai melaksanakan upacara / Doc Rhama Melo

PUBLIS.ID. INHIL – Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto memimpin langsung upacara Hardiknas ke - 110 tahun 2018 di Lapangan Gadjah Mada, Tembilahan. Selain memperingati Hardiknas, juga untuk memperingati hari Otonomi daerah (Otoda) yang ke – 22 dan juga pencanangan Milad Kabupaten Inhil ke-53 tahun 2018.

 

Upacara diikuti oleh Sekda Inhil, Said Syarifuddin, Unsur Forkopimda Inhil, pejabat esselon, para ASN, sejumlah personel TNI dan Polri serta para pelajar Kota Tembilahan. Di depan peserta upacara, Pj Bupati Inhil, Rudyanto membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir effendy dan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo.

 

Amanat yang dibacakan adalah, bahwa pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur yakni jalur formal, nonformal maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi. "Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut," tuturnya, Rabu (2/5/2018).

 

Pada peringatan Hardiknas tahun 2018 yang mengambil tema 'Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan' ini, Pj Bupati mengajak seluruh insan pendidikan dan kebudayaan untuk menjadikan momentum berharga ini untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dengan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.

 

"Jadikan hardiknas ini sebagai momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan dibidang pendidikan. Dalam waktu bersamaan, kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita - citakan," ujar Pj Bupati.

 

Berkenaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, Pj Bupati mengatakan, dalam kedewasaan menapaki usia 22 tahun, perjalanan otonomi daerah telah banyak menyemai manfaat dan kebaikan bagi seluruh rakyat. "Bangsa kita semakin dewasa menyadari bahwa cara utama yang paling efektif mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis," jelas Pj Bupati dalam upacara peringatan hari Otda yang mengusung tema 'Mewujudkan Nawa cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis' kala itu. (Rhama Melo)

Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga