Senin 25 Juni 2018

Berikut Jumlah TPS Rawan se-Kabupaten Jember

Oleh Redaksi, PUBLIS

Ilustrasi: seorang aparat memaksa masuk ke dalam TPS dan dihalang oleh Linmas / Doc Republika.co.id

PUBLIS.ID, JEMBER - Menjelang pencoblosan pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Panwaslu Kabupaten (Panwaskab) Jember melakukan antisipasi sejak dini dengan memetakan TPS rawan atau yang berpotensi adanya penyimpangan, Senin (25/06/2018).

"Proses pemetaan dilakukan oleh PTPS dengan memilih salah satu indikator kerawanan yang sudah ditentukan dalam Alat Kerja Pengawasan," demikian kata Panwaslu Kabupaten Jember, Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Devi Aulia pada Publis.id (25/6/2018).

Pemetaan TPS tersebut, sambung Devi, dimulai sejak pertanggal 21 Juni dan untuk indikator kerawanan yang sudah dirilis, masih ada namun datanya bergerak, bisa berkurang atau pun lebih.

Berikut indikator kerawanan sebagaimana rilis yang diterima Publis.id dan jumlah TPS yang rawan.

1. Terdapat pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar di DPT se-Kabupaten Jember sebanyak 202 TPS.

2. Terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar di DPT se-Kabupaten Jember sebanyak 688 TPS.

3. Terdapat pemilih disabilitas se-Kabupaten Jember sebanyak 1024 TPS.

4. Terdapat jumlah pemilih DPTb diatas 20 pemilih didalam satu TPS sebanyak 43 TPS.

5. Terdapat pemilih di wilayah di sekitar rumah sakit, daerah eksodus, pegunungan, lautan, pesisir, sungai, bencana, hutan, perbatasan, daerah tidak terjangkau, hunian vertikal, konflik wilayah administrasi se-Kabupaten Jember sebanyak 208 TPS.

6. Terdapat aktor politik uang se-Kabupaten Jember sebanyak 20 TPS.

7. Terdapat praktek pembedian uang dan barang se-Kabupaten Jember 1 TPS.

8. Terdapat relawan pasangan calon di wilayah TPS se-Kabupaten Jember sebanyak 20 TPS.

9. Petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu se-Kabupaten Jember sebanyak 1 TPS.

10. TPS berada di dekat rumah relawan atau posko pemenangan paslon se-Kabupaten Jember sebanyak 26 TPS.

11. Ketersediaan logistik se-Kabupaten Jember sebanyak 537 TPS.

12. Terdapat praktik mempengaruhi pemilih untuk memilih atau untuk tidak memilih calon tertentu berdasarkan agama, suku, ras dan golongan disekitar TPS se-Kabupaten Jember sebanyak 2 TPS

13. Terdapat praktik menghina/menghasut diantara pemilih terkait isu agama, suku, ras dan golongan di sekitar TPS se-Kabupaten Jember sebanyak 29 TPS.

Dari sekian indikator kerawanan, paling banyak pada TPS dengan indikator penyandang Disabilitas sebanyak 1024 TPS dan kedua ada pada indikator tidak memenuhi syarat tapi masuk DPT sebanyak 688 TPS. (RF).



Redaksi

publis.ID berupaya menjadi yang terdepan dalam menyajikan berita dan informasi dengan menerapkan standar jurnalisme yang berkualitas dalam meliput berbagai peristiwa daerah, nasional, dan internasional.

Baca Juga